Berita Tanahlaut

Korban Terseret Arus Deras di Sungai Desa Pemalongan Tanahlaut, Nekat Berenang Selamatkan Diri

Bermodalkan perasaan nekat, Staf Tekhnis Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Erwin (32) berenang di arus sungai Desa Pemalongan, Kecamatan Bajuin

Korban Terseret Arus Deras di Sungai Desa Pemalongan Tanahlaut, Nekat Berenang Selamatkan Diri
BPBD Tanahlaut untuk Banjarmasin Post
Tiga anggota KPH Provinsi Kalsel yang sempat terbawa arus ketika di dalam mobil kini sudah ditemukan dan telah bersama tim BPBD Tanahlaut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Bermodalkan perasaan nekat, Staf Tekhnis Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Erwin (32) berenang di arus sungai Desa Pemalongan, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut, Kalsel, Jumat (20/7/2019).

Ia merupakan satu dari tiga korban yang teseret arus sungai saat melintas di jalan pada kawasan Pelombokan, Desa Pemalongan. Bahkan mereka larut bersama mobil operational Dinas Kehutanan yang dikendarai oleh Erwin.

"Awalnya kami itu hendak melakukan pengecekan alat berat dan lahan. Sekaligus juga membawa sopir yang nantinya akan mengantar bibit untuk Kelompok Petani Hutan (KPH) Tanahlaut di kawasan tersebut. Nah untuk menuju ke jalan itu, kami harus melewati jalan yang ada sungai," cerita Erwin pascaberhasil diselamatkan oleh Tim BPBD Tanahlaut, pada Sabtu (20/7/2019) malam.

"Memang ada air tenang di jalan itu. Kemudian saya melewatinya. Sisa satu meter dari tepi, tiba-tiba ada arus besar datang dan menerpa bagian belakang mobil," tambahnya.

Baca: Mobil Dinas KPH Provinsi Kalsel Hanyut di Tanahlaut, Begini Kondisi Tiga Orang Penumpangnya

Baca: Terkait Potensi Gempa 8,8 SR Disertai Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa, BMKG: Bukan Berita Bohong!

Baca: Rey Utami Minta Bantuan Hukum Soal untuk Suami Pablo Benua, Hotman Paris Siapkan Pengacara Gratis

Karena arus tersebut, Erwin yang mencoba terus menekan gas pun kalah dengan derasnya hantaman air. Sehingga mereka bertiga yang berada di dalam mobil ikut terseret ke sungai besar di samping jalan.

Selama hampir 30 menit ketiganya terseret arus dan mencoba menyelamatkan diri. Bahkan mereka pun juga berteriak minta tolong untuk mencari orang yang bisa menyelamatkan.

Namun, saat melihat dihadapan ada arus yang lebih deras, ketiganya nekat bercebur dan berenang ke daratan.

Pascaditemukan oleh tim BPBD Tanahlaut, ketiganya kemudian dievakuasi dan didapati masih dalam kondisi sehat. Erwin pun juga bersyukur atas keselamatan dirinya.

Pasca lebih dari satu jam ditemukan para korban, tim BPBD akhirnya juga menemukan mobil dinas yang larut terbawa arus di kawasan Lok Raya, Desa Pemalongan.

Kepala BPBD Tanahlaut, Muhammad Kusri menerangkan, pihaknya langsung melakukan evaluasi terhadap mobil tersebut. Namun masih menunggu bantuan alat berat dari PT GMK, yakni perusahaan terdekat yang bisa membantu.

Jelasnya pula, kondisi mobil saat ditemukan mengalami kerusakan. Banyak bekas benturan yang terlihat di mobil tersebut. Selain itu, mobil pun mengambang di air karena arus sungai yang deras.

"Mobil sudah kami evakuasi bersawa warga dan kami amankan di pinggir sungai menggunakan tali agar tidak larut. Karena kami belum mampu kenaikannya ke daratan." jelas Kusri.

Namun sembari menunggu alat berat, pihaknya pun tetap bertahan di lokasi penemuan mobil.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved