Berita Banjarmasin

NEWSVIDEO : Rumah Syahruddin di Mantuil Banjarmasin Ambles Ke Sungai Martapura

Rumah Syahruddin yang berada di pinggir sungai ambles, hanya menyisakan separuh fisik bangunan rumahnya yang masih mengapung. Jumat (19/7/2019)

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Syahruddin (58), warga Jalan Mantuil Permai Teluk Langgar Kelurahan Mantuil Kecamatan Banjarmasin Selatan Kalsel, terpaksa tidak bisa bekerja, Sabtu (20/7/2019).

Rutinitasnya yang biasa pergi ke muara sungai menaiki kelotok besar untuk mengumpulkan sisa-sisa batu bara dari kapal tongkang, pun hari itu sementara waktu harus ditanggalkannya dulu.

Itu dikarenakan ia masih banyak dihadapkan dengan pekerjaan rumah yang belum selesai. Sejumlah pakaian dan kasur yang basah nampak terjemur di depan halaman rumah tetangganya.

Tidak terkecuali gundukan tralis jendela, material kayu hingga perabot rumah tangga yang sedikit masih nampak basah, juga terlihat tersusun tak beraturan di tempat tersebut.

"Sementara ya terpaksa tidak bisa kerja dulu. Karena masih banyak yang harus dibereskan, termasuk ini," ujarnya seraya menunjuk ke arah sungai.

Baca: Ditemui Dalam Mimpi, Istri Minta Tim SAR Hentikan Pencarian Suaminya yang Jatuh dari KM Tidar

Musibah baru menimpa keluarga Syahruddin yang ditinggal di kawasan Jalan Mantuil Permai Teluk Langgar RT 23 Kelurahan Mantuil.

Rumah Syahruddin yang berada di pinggir sungai ambles, hanya menyisakan separuh fisik bangunan rumahnya yang masih mengapung. Jumat (19/7/2019)

Sementara Syahruddin yang masih sangat bergantung sekali dengan material bangunan tersebut, pun mengikatkan tali ke bagian sudut rumahnya tenggelam.

Hal itu ia lakukan agar material tempat tinggalnya yang semula ambles dan hancur tersebut tidak hanyut terbawa arus sungai dan bisa dimanfaatkan kembali.

"Karena kalau mau beli yang baru pun, tidak ada uangnya lagi. Makanya sedapat mungkin material rumah ini nanti diambil untuk membangun kembali," jelasnya.

Baca: Wisata Pantai Asmara Tanahlaut, Ombak Besar Menjadi Daya Tarik Pelancong

Disinggung mengenai lahan, Syahruddin mengaku sebetulnya sudah menyiapkannnya meski berasal dari tanah warisan orangtua. Namun yang menjadi persoalan lainnya adalah biaya pembangunan rumah.

"Saya sangat berharap sekali mendapatkan bantuan. Terutama biaya pembangunan. Karena kalau untuk material dan lahan, saya sudah ada. Tinggal nanti membangunnya, " kata Syahruddin.(banjarmasinpost.co.id/Ahmad Riski Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved