Berita Banjarmasin

Tak Kunjung Ada Jawaban, Pekat Pertanyakan Lagi Sejumlah Kasus Korupsi yang Telah Disampaikan

Merasa belum mendapatkan kabar mengenai kelanjutan sejumlah kasus korupsi yang mereka laporkan dan sampaikan saat demo damai di Kejaksaan Tinggi

Tak Kunjung Ada Jawaban, Pekat Pertanyakan Lagi Sejumlah Kasus Korupsi yang Telah Disampaikan
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
perwakilan Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) Indonesia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Merasa belum mendapatkan kabar mengenai kelanjutan sejumlah kasus korupsi yang mereka laporkan dan sampaikan saat demo damai di Kejaksaan Tinggi Kalsel dan Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalsel, pada Selasa (9/7/2019) lalu, organissi masyarakat Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) Indonesia kembali mempertanyakan hal itu.

Kepada wartawan, Ketua DPD Kota Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) Indonesia H Suriansyah, Sabtu (20/7/2019) siang, mengungkapkan sampai saat ini belum ada mendapat kabar apakah sudah ditindaklanjuti atau belum.

Menurutnya pihaknya ingin tahu sampai dimana tindaklanjut kasus yang telah mereka sampaikan saat demo damai lalu.

"Hari ini, kita harapkan pihak berwenang penegak hukum Kejati dan Kepoliian Polda Kalsel untuk segera tindaklajuti apa yang telah kita sampaian beserta data-data," paparnya didampingi beberapa anggota Pekat.

Baca: Viral Profesor Semprot Polantas Lantaran Masalah Rambu Lalu Lintas di Surabaya, Begini Akhirnya

Baca: 34 Tahun Berlalu, Tom Cruise Kembali sebagai Kapten Peter Mitchell dalam Top Gun: Maverick

Baca: 2 Tanda Dugaan Syahrini Hamil Setelah Bulan Madu Bersama Reino Barack, Berhenti Jadi Penyanyi?

Baca: Baim Wong Stress Saat Paula Verhoeven Ngidam Sukun, Ternyata Punya Banyak Manfaat untuk Ibu Hamil

Salah satunya mengenai kasus di Balangan, yakni pengadaan meja, kursi, dan baju linmas, yang sudah jelas masuk laporan tapi mandeq dan tidak ada tindak lanjutnya.

Hal itulah yang ingin pihaknya ketahui karena sampai saat ini tidak ada kabar dari pihak Krimsus dan kejati.

"Kemarin waktu demo dan diterima, Pak Prabowo berjanji untuk tindaklanjuti dan kasih kabar, kita (ormas Pekat. Red) mengharapkan kepada penegak hukum agar beri kabar, karena masyarakat juga tanyakan hal ini ke kita dan kita harapkan ke penegak hukum, kalau pun ada tindaklanjut sampau dimana," ucapnya.

Menurutnya mereka bukan mengintervensi penegak hukum tapi karena mereka adalah organisasi masyarakat dari masyarakat dan berhak tahu dan inginkan kerjsama dengan pemerintah terkait.

"Kami harapkan ke penegak hukum agar memberi tahu supaya jangan ada isu-isu membuat fitnah. Kalau tidak ada tindaklanjutnya kami akan adakan aksi kembali dengan menurunkan seluruh DPD ke se Kalsel,' paparnya.

Terpisah, Kasi Penkum Kejati Kalsel Makhpujat SH ketika dikonfirmasi mengenai keinginan ormas untuk mengetahui kelanjutan kasus korupsi yang telah disampaikan, Sabtu (20/7/2019) siang, mengatakan saat ini dirinya belum dapat informasi perkembangan penanganan perkara yang ditanyakan.

'Jika nanti ada informasi akan saya sampaikan," ucap Makhpujat kala dikonfirmasi.

(banjarmasinpost.co.id/irfani rahman)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved