Travel Tanahlaut

Wisata Pantai Asmara Tanahlaut, Ombak Besar Menjadi Daya Tarik Pelancong

Wisata pantai di kawasan Kabupaten Tanahlaut masih memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Satu di antaranya yakni Pantai Asmara

Wisata Pantai Asmara Tanahlaut, Ombak Besar Menjadi Daya Tarik Pelancong
banjarmasinpost.co.id/ isti rohayanti
Wisata pantai asmara di Kabupaten Tanahlaut masih memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Wisata pantai di kawasan Kabupaten Tanahlaut masih memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Satu di antaranya yakni Pantai Asmara, Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut.

Belakangan ini disampaikan oleh Kepala Desa Muara Asam-Asam, Zainuddin, kondisi pantai memang cukup ramai. Apalagi masa libur sekolah kemaren. Dimana ada ratusan pengunjung yang datang setiap minggunya.

Kondisi Pantai Asmara yang bisa dikatakan bersih, membuat pengunjung berdatangan ke lokasi tersebut. Namun tidak hanya itu. Rupanya, ombak besar di Pantai Asmara juga menjadi ketertarikan sendiri bagi wisatawan.

"Kebanyakan pengunjung itu mereka suka dengan ombak yang besar. Ketika kami tegur untuk tidak terlalu jauh dari pantai, mereka bilang memang suka," ucal Zainuddin, Sabtu (20/7/2019).

Baca: Cegah Penyakit Tidak Menular, Dinkes Kabupaten Tabalong Lakukan Cara-cara Ini

Baca: Bank Mandiri Bakal Lakukan Investigasi Terkait Error saat Pemindahan Data, Rohan: Layanan Pulih

Baca: Laka Maut di Jilatan Alur Tanahlaut, Anak dan Ibu Jadi Korban dan Meninggal di Lokasi Kejadian

Sebutnya, kebanyakan pengunjung berasal dari Banjarmasin. Sehingga para pengunjung pun tak jarang mengelakan larangan penjaga pantai, karena mereka jarang melihat pantai. Tentunya, Zainuddin yang sekaligus menjadi ketua pengelola di pantai tersebut merasa maklum.

Ketinggian ombak yang mencapai satu meter di Pantai Asmara tidak serta merta meruntuhkan niat wisatawan ke tempat tersebut. Bahkan ujar Zainuddin, itulah yang menjadi daya tarik pantai.

Hari ini ujarnya, memang ada penurunan pengunjung. Mobil pun hanya puluhan yang parkir. Namun di Pantai Asmara sering ramai pada sore Sabtu hingga Minggu. Para wisatawan memilih menginap di pantai tersebut serta mendirikan tenda.

Ada kurang lebih 35 orang yang dilibatkan untuk menjaga pantai. Baik dari pintu gerbang, hingga pengawasan di bibir pantai. Selain itu, para penjaga pantai juga membawa alat pengeras suara untuk mengimbau atau menegur para pengunjung yang dianggap masuk pada kawasan yang tidak aman.

Ombak di Pantai Asmara diprediksi tinggi hingga akhir tahun 2019. Namun ketinggian tersebut juga dianggap wajar bagi para nelayan. Selain itu tambah Zainuddin, kebersihan pantai pun selalu dijaga.

Ia menurunkan enam orang setiap harinya untuk kebersihan dan keamanan pada malam hari. Serta seluruh personel akan turun ke lokasi pada siang harinya.

Ya, tingginya ombak di Panta Asmara nampaknya memang menjadi kesukaan pengunjung. Sebagaimana yang disampaikan oleh pelancong wisata dari Banjarmasin, Imam.

"Karena ombaknya yang besar, itulah yang membuat pantai ini disukai. Termasuk saya yang memang melihatnya sebagai pemandangan yang bagus," ucap Imam.

Wisata ke Pantai Asmara ujarnya bukan lagi pertama kali dilakukan. Bahkan tempat itu sering menjadi tujuan ia dan teman-teman untuk berkegiatan. Termasuk hanya sekedar kopdar dalam komunitas.

Pengunjung yang datang bisa menimati Pantai Asmara dengan harga Rp 10.000 . Namun angka itu ujarnya tidak mutlak. Bisa saja dalam satu bus yang isinya terhitung 30 orang, dibayar dengan harga Rp 200.000.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved