Kriminalitas Banjarmasin

Mengaku Anggota Polisi, Rizki Sukses Sikat 8 Handphone Pengendara di Banjarmasin

Ulah dan perbuatan yang dilakukan M Rizki Ramadhani alias Rizki (25) membuat resah pengendara. Sebab sasaran Rizki adalah para ABG.

Mengaku Anggota Polisi, Rizki Sukses Sikat 8 Handphone Pengendara di Banjarmasin
Banjarmasinpost.co.id/Jumadi
Tersangka mengaku polisi, M Rizki Ramadhani alias Rizki (25) tengah saat dihadirkan ke wartawan, didampinggi Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi (kanan), Kapolsekta Banjarmasin Timur, Kompol HM Uskiansyah (kiri) dan Kanit Reskrim Iptu H Timuryono (kiri) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ulah dan perbuatan yang dilakukan M Rizki Ramadhani alias Rizki (25) membuat resah pengendara. Sebab sasaran Rizki adalah para ABG.

Dengan mengaku sebagai anggota polisi, warga Jalan Veteran Gang Kenari, Kelurahan Melayu, Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin ini sedikitnya mengambil 8 unit hansphone.

Berkat adanya laporan korban dan kejelian jajaran Polsekta Banjarmaamsin Timur, tersangka akhirnya dibekuk polisi di rumahnya, Sabtu (20/7/2019) malam sekitar pukul 22.00 Wita.

Kapolsekta Banjarmasin Timur, Kompol HM Uskiansyah bersama Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Ade Papa Rihi dan Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Timur, Iptu H Timuryono, dalam press rekeasenya, Minggu (21/7/2019) mengatakan, mudus yang dilakukan Rizki adalah dengan memepet pengendara motor yang dibawa ABG, dengan menanyakan surat-surat kendaraan.

Baca: Kuota Tak Sesuai Data Saat Konversi, Disdagri Tanahbumbu Sebut Ini Penyebab Gas Melon Langka

Baca: Arbain Pemilik 7,2 Gram Sabu Dibekuk di Hulu Sungai Selatan, Setelah Kabur Dua Bulan Lebih

Baca: Titik Lemah Suami Rey Utami, Pablo Benua Diungkap Sosok Ini pada Feni Rose, Singgung Hari Nahas

Kepada orang yang dipepetnya, tersangka mengaku sebagai polisi dengan memoeelihatkan senpi mainan yang diselipkan dipinggangnya.

"Apabila pengendara tak memiliki surat-surat, maka tersangka meminta handphone sebagai jaminannya. Selama beraksi dua bulan ada 8 titik atau TKP, 4 di wilayah Banjarmasin Timur, 3 Banjarmasin Barat dan 1 si wilayah Banjarmasin Utara,"terang Kapolsekta Banjarmasin Timur, yang diamini oleh Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin.

Selain menyita senjata api mainan, uang tunai dari hasil penjualan handphone milik korban juga menyita dua buah motor matik yakni Honda Beat merah, dan Yamaha Mio kuning. Dua motor ini yang digunakan tersangka untuk beraksi. (banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved