Berita Kalteng

Polisi Tangkap Pria Ini Setelah Gelapkan 47 Mobil Rental, Modus Pelaku Sewa Mobil Kemudian Dijual

RD (38) sejak Oktober 2018 hingga Mei 2019 dengan jumlah mobil yang telah digelapkan mencapai 47 unit berakhir ditangan polisi.

Polisi Tangkap Pria Ini Setelah Gelapkan 47 Mobil Rental, Modus Pelaku Sewa Mobil Kemudian Dijual
Banjarmasinpost.co.id/faturahman
RD Saat diamankan Petugas Polres Palangkaraya karena melakukan penggelapan puluhan mobil rental. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Aksi penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh RD (38) sejak Oktober 2018 hingga Mei 2019 dengan jumlah mobil yang telah digelapkan mencapai 47 unit berakhir ditangan polisi.

Laporan puluhan pemilik mobil, terhadap RD yang membawa kabur mobil rental milik warga yang masuk kepada pihak polisi akhirnya bisa terungkap, setelah pelakunya berhasil ditangkap petugas kepolisia Polres Palangkaraya.

Pelaku ditangkap di Jalan Tenggiri Kelurahan Bukittunggal Kecanatan Jekanraya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (18/7/2019) malam tadi setelah polisi berhasil mengendus keberadaan pelaku yang telah lama jadi target perburuan polisi.

Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar, Minggu (21/7/2019), mengatakan, tersangka telah melakukan pengelapan mobil yang di sewanya dengan total mobil yang digelapkan sejumlah 47 unit dan telah lama pelaku dicari polisi, setelah banyak laporan mobil rental yang hilang setelah dibawa kabur pelaku.

Baca: Bakal Calon Bupati Kotim Mulai Sosialisasikan Diri, Ketua Dewan Ini Siap Maju Lewat Jalur Perorangan

Baca: Tabrak Mobil Parkir, Salim Tewas Terkapar, Begini Luka yang Dialami Korban

Baca: Gunung Bromo erupsi, Wisatatawan Justru Antusias Berkunjung, Petugas Terpaksa Lakukan Ini

Baca: Honda ADV150 Jadi Perhatian, Pemilik Yamaha NMAX Tetap Pede, Begini Alasannya

Kapolres mengungkapkan, dalam melakukan aksinya RD (38) tidak hanya melakukan di Kota Palangkaraya saja, namun juga di Kabupaten lain.

"Kami saat ini sedang melakukan koordinasi dengan beberapa Polres setelah pelaku diamankan,” ujar Kapolres.

Modus RD melakukan aksinya dengan cara menyewa mobil di rental selama beberapa hari, namun mobil yang di sewa tidak di kembalikan saat masa sewa telah berakhir. "Mobil sewaan tersebut malah dijual kepada pihak lain, bahkan sebagian di gadaikannya," ujarnya.

Saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku pengelapan RD (38) , pihak kepolisian Polres Palangkaraya juga ikut mengamankan satu unit mobil Innova Reborn KH 1006 TH , yang saat ini masih diamankan oleh petugas sebagai barang bukti.
banjarmasinpost.co.id /faturahman

Mobil Hasil Penggelapan Berada di Beberapa Daerah

AKSI RD (38) terbilang nekat dalam melakukan pengelapan sebanyak 47 unit mobil rental yang sebelumnya disewa kemudian dijual kepada pihak lain, maupun digadaikan sehingga uang hasil jualan mobil rental dinikmati untuk foya-foya.

Saat ditanya terkait mulai melakukan aksi pengelapan mobil rental, dia mengaku telah melakukan aksinya sejak Oktober 2018 hingga Mei 2019 dengan jumlah mobil yang telah gelapkan sebanyak 47 unit dari berbagai rental di berbagai kaupaten dan provinsi.

"Mobil yang dijual saat ini ada dibeberapa kabupaten dan kota di beberapa provinsi," ujarnya.

Baca: Warga Selatan Jawa Resah Kabar Potensi Gempa dan Tsunami Viral, Begini Faktanya Menurut BMKG

Baca: Heboh Nunung Ditangkap Pakai Sabu, Mbah Mijan : “Artis hati-hati! Susulan”

Baca: 2030 Laut Indonesia Lebih Banyak Sampah Plastik Daripada Ikannya, Begini Reaksi Keras Menteri Susi

Kapolres mengatakan pihaknya masih melakuka pendalaman kasus tersebut untuk menarik kembali ke 47 unit mobil yang berhasil dibawa kabur oleh RD tersebut.

" Sekarang masih dalam pendalaman karena menurut pengakuan tersangka keberadaan mobil-mobil tersebut ada di beberapa wilayah,” tambahnya.

Polisi akan menjerat RD dengan pasal 372 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 4 tahun, karena atas perbuatannya yang telah merugikan banyak pihak dengan melakukan penggelapan mobil milik orang banyak. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved