Berita Banjarbaru

Begini Alur Dana Hibah KONI Banjarbaru yang Ditelisik Kejari Banjarbaru, Kasusnya Naik Kepenyidikan

Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru menelisik kasus dugaan korupsi di dalam internal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjarbaru.

Begini Alur Dana Hibah KONI Banjarbaru yang Ditelisik Kejari Banjarbaru, Kasusnya Naik Kepenyidikan
Banjarmasinpost.co.id/Aprianto
Kepala BPKAD Banjarbaru Jainuddin. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru menelisik kasus dugaan korupsi di dalam internal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjarbaru.

Kasus yang ditelisik yakni dana hibah KONI Banjarbaru yang diterima dari Pemerintah Kota Banjarbaru Tahun Anggaran 2018.

"Untuk kasus dugaan penyelewengan dana hibah oleh KONI Banjarbaru, kasusnya kita naikan tahapnya dari proses penyelidikan menjadi penyidikan," tegas Kajari Banjarbaru, Silvia Desty Rosalina, Senin, (22/7).

Bila dilihat dari dana Hibah KONI Banjarbaru pada 2018, diketahui berhubungan dengan dana pembinaan KONI Banjarbaru dan bonus atlet pada hasil Porprov 2017 di Tabalong.

Kepala BPKAD Kota Banjarbaru Jainudin mengatakan bahwa pada 2018 lalu, KONI Banjarbaru memang mendapatkan dana hibah yang hampir mencapai Rp 6,7 miliar.

Baca: Hasil Akhir Barito Putera vs Persela Lamongan Liga 1 2019, Skor 0-0, Gagal Manfaatkan Peluang

Baca: Dilarang Belok di U Turn, Truk Tronton Alami Kecelakaan di Kawasan Landasan Ulin Banjarbaru

Baca: Kesal Disebut Tante oleh Fairuz Disebut Alasan Barbie Kumalasari Dalang Vlog Galih, Farhat Ungkap

"Pada 2018, Pemko Banjarbaru memang menyalurkan dana hibah ke KONI Banjarbaru sekitar Rp6,7 Miliar. Di antaranya kalau tidak keliru, 4,3 miliar untuk dana bonus atlet Banjarbaru yang meraih medali pada Porprov Tabalong 2017 dan sisanya uang pembinaan untuk Koni Banjarbaru," katanya.

Ditegaskannya bahwa sejauh itu, pihaknya dalam hal ini hanya menyalurkan saja kepada penerima hibah, dalam hal ini yakni KONI Banjarbaru.

Dalam proses penyaluran itu BPKAD telah melakukan sesuai prosedur. KONI Banjarbaru selaku penerima hibah telah menyampaikan usulan pencairan dana setelah melengkapi persyaratan melalui SKPD Teknis. Dalam hal ini Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya & Pariwisata (Disporabudpar) Banjarbaru.

"Sebagaimana dalam aturan, kita selaku Bendahara Umum Daerah (BUD) wajib menyalurkan dana hibah tersebut kepada penerima. Pencairan itu usai melewati tahapan verifikasi dan dievaluasi oleh Dinas Teknis yakni Disporabudpar," bebernya.

Lalu apakah ada pengawasan dari penggunaan atau pengalokasian dana hibah itu?Jainuddin menegaskan tentunya ada namun hal itu sudah masuk bagian teknis yakni SKPD terkait.

Halaman
12
Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved