Berita HSU

Diduga Jual Gas 3 Kilogram Tak Sesuai HET, Pemilik Pangkalan ini Hadapi Proses Hukum

Proses hukum di Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kini harus dihadapi M (45), yang diduga telah menjual gas 3 kilogram di atas

Diduga Jual Gas 3 Kilogram Tak Sesuai HET, Pemilik Pangkalan ini Hadapi Proses Hukum
polres hsu
Petugas amuntai selatan dan satreskrim polres hsu saat temukan gas 3 kilogram 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Proses hukum di Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kini harus dihadapi M (45), yang diduga telah menjual gas 3 kilogram di atas harga eceran tertinggi (HET).

Ini setelah jajaran Polsek Amuntai Selatan bersama Unit Tipidter Satreskrim Polres HSU melakukan penindakan, Sabtu (20/7/2019).

Bersma pria yang tinggal di Amuntai Selatan, HSU ini petugas menemukan barang bukti berupa 56 buah tabung gas LPG 3 kilogram yang ada isinya.

Kemudian 12 buah tabung Gas LPG 3 kilogram yang kosong dan juga satu buah papan nama pangkalan dari yang bersangkutan.

Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan melalui Kasatreskrim Iptu Kamaruddin, Senin (22/7/2019), membenarkan ada pengungkapan dugaan penjualan gas 3 kilogram dengan harga di atas HET.

Baca: Titik Tubuh Syahrini yang Bikin Jadi Penarik Rezeki Diungkap Sosok Ini Sebelum Nikahi Reino Barack

Baca: Terungkap Orang yang Lakukan Pelecehan Sherina di Mall, Pria Berbaju Loreng dan Berkata Kasar

Baca: VIDEO Terkenang Masa Lalu, Afgan Ternyata Masih Simpan Rekaman Pertamanya 12 Tahun Lalu, Ini Lagunya

Baca: Bantah Jadi Dalang Video Ikan Asin Menjerat Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari Sebut Itu Spontanitas

"Peruntukkan untuk masyarakat bawah tidak boleh pangkalan menjual di atas harga yang sudah ditentukan," tegasnya.

Dimana dalam hal ini pemilik pangkalan diduga menjual satu tabung gas 3 kilogram dengan harga sebesar Rp. 25 ribu.

Sementara itu dari informasi yang didapat, dugaan ini terungkap saat anggota kepolisian Polsek Amuntai Selatan diback Unit Tipidter Satreskrim Polres HSU menindaklanjuti informasi dari masyarakat.

Informasi tersebut tentang adanya memperdagangkan barang yang tidak memenuhi atau tidak sesuai standar yang dipersyaratkan dan ketentuan perundang-undangan di sebuah pangkalan LPG 3 Kg.

Dari penyelidilan yang dilakukan ternyata diketahui pangkalan pelaku menjual isi ulang gas LPG 3 Kilogram)seharga Rp.25.000.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap pangkalan tersebut dan terungkap pelaku memperdagangkan barang yang tidak memenuhi atau tidak sesuai standar yang dipersyaratkan da ketentuan perundang-undangan.

Dari hasil pemeriksaan di pangkalan dan rumah pelaku, petugas berhasil menemukan 56 buah tabung Gas LPG 3 kilogram yang ada isinya dan 12 buah tabung kosong gas LPG 3 kilogram.

Berdasarkan hal tersebut terhadap pelaku pun harus kini menjalani proses hukum lebih lanjut.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved