Berita Banjarbaru

Kasus Dana Hibah KONI Banjarbaru Naik Menjadi Penyidikan

Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru menelisik kasus dugaan korupsi di dalam internal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjarbaru

Kasus Dana Hibah KONI Banjarbaru Naik Menjadi Penyidikan
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Kejaksaan Negeri Banjarbaru saat hari HBA 2019 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru menelisik kasus dugaan korupsi di dalam internal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjarbaru.

Saat puncak Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-59, Senin (22/7) di Kantor Kejaksaan Negeri Banjarbaru, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banjarbaru, Silvia Desty Rosalina mengatakan kasus yang ditelisik yakni dana hibah KONI Banjarbaru yang diterima dari Pemerintah Kota Banjarbaru Tahun Anggaran 2018.

"Untuk kasus dugaan penyelewengan dana hibah oleh KONI Banjarbaru, kasusnya kita naikkan tahapnya dari proses penyelidikan menjadi penyidikan," tegas Silvia Desty Rosalina.

Tahap penyelidikan sudah dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Banjarbaru melalui seksi bidang pidana khusus (Pidsus) sekitar dua pekan lalu atau 14 hari.

Baca: Membedah Trailer Film Gundala, dari Kehidupan Masa Kecil hingga Muncul Emosi Penonton

Baca: Alasan Maia Estianty Tak Suka Make Up Tebal Saat Istri Irwan Mussry Sudah Berusia 43 Tahun

Baca: Viral PT Pos Indonesia Terancam Bangkrut, Gaji Karyawan Pinjan ke Bank, DPR Upayakan Penyelamatan

Baca: Menjaga Tetap Cantik dan Seksi Para Artis Hollywood yang Sudah Berusia Setengah Abad, Ini Rahasianya

Sejumlah saksi sudah dipanggil terkait dengan kasus dugaan korupsi dana hibah itu.

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya kasusnya ditingkatkan menjadi penyidikan.

Total dana hibah yang diterima KONI Banjarbaru dari Pemko Banjarbaru diperkirakan hampir mencapai Rp7 miliar.

Dijelaskannya bahwa kasus terungkapnya dugaaan korupsi oleh KONI Banjarbaru ini, bermula adanya laporan dari masyarakat terkait adanya anggaran yang tidak sesuai dengan kegiatan yang dilakukan KONI Banjarbaru.

"Hampir 20 orang sudah kita mintai keterangan. Untuk di tahap penyidikan ini kita usahakan cepat selesai, karena memang cukup banyak yang kita mintai keterangan," lanjut Silvia.

Terkait dengan jumlah kerugian negara, Silvia masih belum bisa membeberkannya karena masih dalam tahap proses penyidikan.

Demikian juga dengan para calon tersangka yang akan ditetapkan, Selvia juga masih belum menyebutkannya, siapa saja yang akan tersandung kasus itu. (Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved