Berita HST

Buka Sumur di Sungai Saat Kemarau Tiba, Warga di Binjai Pemangkih Panen Ikan

warga di Desa Binjai Pemangkih melakukan panen ikan di sungai dan melakukan panen ikan secara tradisional.

Buka Sumur di Sungai Saat Kemarau Tiba, Warga di Binjai Pemangkih  Panen Ikan
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Kegiatan panen ikan di Desa Binjai Pemangkih, HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Memasuki musim kemarau, tak melulu berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan.

Misalnya saja di Desa Binjai Pemangkih, musim kemarau kali ini menjadi berkah bagi warga.

Pasalnya, warga di Desa Binjai Pemangkih melakukan panen ikan di sungai dan melakukan panen ikan secara tradisional.

Kegiatannya juga dilakukan di sungai dekat dengan persawahan warga. Istilah warga di sana membuka sumur atau sungai.

Membuka dalam kegiatan ini, berarti melakukan penangkapan dan panen ikan di lubang-lubang galian yang sengaja dibuat di sawah atau tepian sungai. Panen pun hanya dilakukan saat musim kemarau.

Menurut Camat Labuan Amas Utara, Muhammad Anhar,  jika panen ini dilakukan setelah setahun sebelumnya warga membuat lubang 4x12 meter dengan kedalaman dua meter.

Baca: Terjaring Razia Gabungan, 18 Pengendara di HSU Langsung Jalani Sidang di Tempat

Baca: Link Live Streaming Real Madrid vs Arsenal di Mola TV, ICC 2019 Rabu (24/7) Pagi, Drama Gareth Bale

Baca: Bawa Sajam Dalam Jok Motor, M Syarkawi Masuk Bui

Baca: Cuplikan Gol & Hasil Akhir Barcelona vs Chelsea Laga Pramusim 2019, Skor 1-2, Debut Buruk Griezmann

Lubang atau kolam di sawah dan sungai ini ketika musim hujan akan di genangi air dalam. Sehingga semua ikan yang dari perairan Sungai Buluh dan sungai bahkan danau akan menyebar termasuk ke sekitar lubang yang telah dibuat.

Ketika, musim kemarau tiba, lubang-lubang ini lah yang berisi ikan saat kemarau tiba.

Pada saat seperti ini warga melakukan panen secara tradisional. Hasilnya ada beragam jenis ikan. Mulai dari papuyu, haruan, sapat, dan ikan jenis lainnya.

"Satu lubang mencapai tujuh karung. Ikan-ikan ini dimanfaatkan warga. Kalau sapat dibuat ikan kering," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved