Cerita Damkar Kabupaten Banjar

Ini Tugas dan Fungsi UPT Damkar Banjar, Pemadaman, Penyelamatan hingga Penangangan Bahan Berbahaya

Meski demikian, UPT Damkar Banjar tetap melayani keluhan masyarakat dalam hal mengevakuasi hewan liar dan dianggap membahayakan.

Ini Tugas dan Fungsi UPT Damkar Banjar, Pemadaman, Penyelamatan hingga Penangangan Bahan Berbahaya
HO/UPT Damkar Banjar
UPT Damkar Kabupaten Banjar dengan kontum lengkap, siap bergerak mengatasi kebakaran dan membantu warga. 

BANJARMASINPOST.CO.ID. MARTAPURA -- UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banjar memiliki tugas dan fungsi pokok sesuai Permendagri Nomor 114 tahun 2018 tentang standar teknis pelayanan dasar.

Meski demikian, UPT Damkar Banjar tetap melayani keluhan masyarakat dalam hal mengevakuasi hewan liar dan dianggap membahayakan.

Tugas UPT Damkar Kabupaten Banjar, pencegahan, pengendalian, pemadaman, penyelamatan dan penanganan bahan berbahaya dan beracun kebakaran dalam daerah kabupaten.

Melakukan inspeksi peralatan proteksi kebakaran, investigasi kejadian kebakaran serta pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan kebakaran.

Pemadam kebakaran dikategorikan urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

Baca: Piawai Lakukan Berbagai Penyelamatan, Ini Susunan Organisasi UPT Damkar Kabupaten Banjar

Baca: UPT Damkar Kabupaten Banjar Aktif Dikegiatan Sosial Kemasyarakatan hingga Ikut Mengevakuasi Warga

"Kalau yang biasanya kami evakuasi ular berbisa dan evakuasi yang lainnya itu masuknya di penyelamatan. Kondisi membahayakan manusia dan masuk dalam indikator penilaian standar pelayanan minimal dari Kemendagri," kata anggota UPT Damkar Kabupaten Banjar, Rizki, Selasa (23/7).

Unik, UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banjar tidak hanya bertugas memadamkan kebakaran atau bencana alam, tetapi juga menaklukan hewan-hewan buas dan membahayakan. Tidak sedikit masyarakat, begitu mendapati hewan buas seperti ular kobra atau lainnya melapor ke UPT Damkar Kabupaten Banjar.

Seperti beberapa waktu lalu, warga Jalan A Yani Km 14.800 Gang Ampera RT 22A, Hj Adawiyah saat berada didapur rumahnya terkejut melihat seekor ular yang merayap, kemudian masuk ke dalam rumahnya tersebut, Kamis (16/5) sekitar pukul 07.15 wita. Merasa khawatir, kemudian melaporkannya ke petugas piket Damkar dan Penyelamatan Sektor Gambut Kabupaten Banjar.

Anggota UPT Damkar Kabupaten Banjar, Rozikin mengatakan, pihaknya pernah menerima laporan dari warga ada tawon yang bisa menyerang saat jamaah musala sedang melaksanakan salat. Diungkapkannya, laporan itu diterimanya pada pertengan Mei 2019 lalu.

Baca: Begini Cara Anggota UPT Damkar Banjar Menjinakkan Tawon yang Serang Jemaah Musala di Martapura

Baca: UPT Damkar Kabupaten Banjar Tidak Hanya Piawai Padamkan Api, Juga Berani Menaklukkan Ular Kobra

"Pernah pula mengevakuasi anak kucing yang tercebur ke dalam sumur yang berada dalam rumah warga di Jalan Sekumpul. Seingat saya itu saat 2018 lalu, akhirnya anak kucing bisa terselamatkan dari sumur yang dalamnya sekitar enam meteran," ucap seorang anggota UPT Damkar Banjar, Rizki. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis:
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved