Ekonomi dan Bisnis

Pemerintan dan Maskapai Penerbangan Upayakan Tiket Pesawat LCC Bakal Murah Setiap Hari

Pemerintah dan maskapai penerbangan berencana menurunkan tarif tiket semua penerbangan pesawat berbiaya murah (low cost carrier).

Pemerintan dan Maskapai Penerbangan Upayakan Tiket Pesawat LCC Bakal Murah Setiap Hari
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Calon penumpang di Konter tiket pesawat di bandara Syamsudin Noor, Minggu (15/3/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah dan maskapai penerbangan berencana menurunkan tarif tiket semua penerbangan pesawat berbiaya murah (low cost carrier). Ke depan ada tiket LCC murah setiap hari.

Saat ini tarif tiket LCC turun 50 persen dari tarif batas atas (TBA) setiap Selasa, Kamis dan Sabtu untuk waktu keberangkatan pukul 10.00-14.00. Kebijakan tersebut rencananya berubah. Berdasarkan rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian pada Senin (22/7), pemerintah akan mengeluarkan kebijakan baru. Kebijakan tarif tiket LCC murah berlaku untuk semua jadwal penerbangan, meski tidak semua kursi disediakan.

“Rapat hari ini membahas bagaimana ini dibuat dari Senin sampai Minggu kemudian dari pagi sampai pagi,” ujar CEO Lion Air Group Rusdi Kirana di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian pada Senin (22/7).

Menurut Rusdi Kirana, kebijakan diskon 50 persen dari TBA setiap Selasa, Kamis dan Sabtu untuk waktu keberangkatan pukul 10.00-14.00 bersifat sementara. Para pemangku kepentingan mendengarkan masukan dari masyarakat agar tiket pesawat murah dijual secara merata.

“Tidak mungkin selamanya hanya seminggu tiga kali,” kata Rusdi.

Baca: Harga Tiket Pesawat Turun, Ternyata Ini Dampaknya Bagi Asuransi Perjalanan

Maskapai penerbangan Lion Air mengaku telah menurunkan harga tiket penerbangan domestik di jadwal-jadwal tertentu sesuai arahan pemerintah. Rusdi Kirana mengatakan selama ini pihaknya sudah memberikan diskon di hari Selasa, Kamis, Sabtu pukul 10.00-14.00, namun besarannya masih 30 persen atau lebih kecil dibandingkan imbauan pemerintah sebesar 50 persen dari tarif batas atas (TBA) LCC.

“Kami sudah turun sebenarnya, tapi mereka minta lebih turun lagi. Kami turunnya 30 persen untuk 30 persen kapasitas kursi,” ujarnya Rusdi.

Rusdi mengakui pihaknya belum menerapkan diskon 50 persen yang dijanjikan sejak 11 Juli 2019. Alasannya, maskapai berlogo singa merah itu masih melakukan penyesuaian pada sistem reservasinya. Duta Besar RI untuk Malaysia ini menjanjikan menurunkan tarif tiket sebesar 50 persen pada Rabu (24/7) mendatang.

“Rabu ini. Memang kita mintanya Rabu ini, kan. Sistemnya harus disesuaikan,” ujarnya.

Baca: Utak-atik Harga Tiket Pesawat Pascaturun, Ayo Bandingkan Murah Mana Lion Air dan Citilink?

Rusdi juga buka suara soal laporan Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carriers Association/INACA) terkait dugaan maladministrasi regulasi tiket pesawat ke Ombusman RI. INACA melaporkan Kemenhub atas keputusannya tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri. Dalam aturan itu, maskapai penerbangan diminta menurunkan tarif batas atasnya sebesar 12 sampai 16 persen.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meminta semua pihak untuk mencari solusi bersama terkait permasalahan tarif tiket pesawat. “Nanti kita lihat. Tapi intinya, kita jangan berkelahi dengan masalah. Kita mencari solusi,” ujar Luhut di kantornya, Jakarta, Selasa (16/7). (tribunnews)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved