Berita Nasional

Surya Paloh Kumpulkan Parpol Pendukung Jokowi, Bahas Perlu Tidaknya Penambahan Koalisi Partai

Partai Pengusung Jokowi serius menyikapi wacana masuknya kubu pengusung Prabowo dalam pemerintahan Jokowi.

Surya Paloh Kumpulkan Parpol Pendukung Jokowi, Bahas Perlu Tidaknya Penambahan Koalisi Partai
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Ketua Umum Nasdem Surya Paloh mengumpulkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto dan Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa di kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2019) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Pengusung Jokowi serius menyikapi wacana masuknya kubu pengusung Prabowo dalam pemerintahan Jokowi.

Mereka berkumpul membahas perlu tidaknya partai pengusung Prabowo masuk dalam pemerintahan Jokowi.

Ketua Umum Nasdem Surya Paloh mengumpulkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto dan  Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa di kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (22/7/2019) malam.

Surya Paloh mengatakan, pertemuan ini menyepakati bahwa kehadiran sebagai anggota koalisi pengusung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin telah berjalan sedemikian rupa dan memiliki tingkat soliditas yang kuat, kokoh dan harmoni.

Baca: Lolos Uji Kompetensi Calon Pimpinan KPK, 104 Pendaftar Ini Selanjutnya Ikuti Tes Psikologi

Baca: Demi Keselamatan Raffi Ahmad Simpan Kepala Kambing di Rumah yang Ditinggali Nagita-Rafathar

Baca: Sebelum Kebakaran di Pasungkan Daha Utara, Kepulan Asap Terlihat Dari Plafon Rumah Almarhum Sakdiah

Baca: Mobil Canggih Daihatsu Bidik Milenial

Ia juga menyebut, pertemuan ini bagian dari upaya meningkatkan arti keberadaan kami dengan membawa satu upaya yang membangun tingkat efektivitas.

Terutama, kata Paloh,  keberadaan partai koalisi menuju pada tingkatan yang lebih baik kedepannya.

"Kami satu sama lain saling mengisi, istilahnya memakai teropong kebatinan apa yang kita rasakan, apa yang barangkali diperlukan untuk memperkuat segala sesuatu yang dimaksudkan untuk memberi satu proses penyegaran yang memberi makna kebajikan bagi proses jalannya pemerintahan dan jalannya pembangunan," kata Surya Paloh.

"Jadi perlu dipikirkan untuk membahas secara serius hari ini terhadap perlu atau tidaknya penambahan koalisi kepada pemerintahan Jokowi," sambungnya.

Senada, Suharso Monoarfa mengatakan, pertemuan ini semakin menguatkan soliditas partai koalisi ditengah dinamika politik.

"kami ingin kentalan koalisi itu semakin ketat, soliditas itu terjaga. Dan bagaimana kita mengantisipasi adanya pikiran-pikiran apakah diperlukan perluasan keanggotaan dari koalisi," jelas Suharso.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved