Cerita UPT Damkar Kabupaten Banjar

UPT Damkar Kabupaten Banjar Aktif Dikegiatan Sosial Kemasyarakatan hingga Ikut Mengevakuasi Warga

Aktif terlibat dalam proses-proses evakuasi, baru-baru tadi bersama PMI dan relawan Emergency Banjar Respons (EBR) mengevakuasi nenek Misrah.

UPT Damkar Kabupaten Banjar Aktif Dikegiatan Sosial Kemasyarakatan hingga Ikut Mengevakuasi Warga
HO/UPT Damkar Banjar
Anggota UPT Damkar Kabupaten Banjar bersama kepolisian dan PMI mengevakuasi warga dari sebuah danau. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA -- UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banjar aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan, tidak hanya fokus memadamkan kebakaran.

Aktif terlibat dalam proses-proses evakuasi, baru-baru tadi bersama PMI dan relawan Emergency Banjar Respons (EBR) mengevakuasi nenek Misrah.

Misrah ditemukan berendam di sebuah danau kebun karet di Desa Benuanyar Kecamatan Astambul, Jumat (19/7) lalu sekitar pukul 10.00 wita.

Perempuan kelahiran 1950 itu pertama kali ditemukan oleh warga yang mau ke ladang, kemudian menghubungi Pambakal dan kemudian Trantib Kecamatan Astambul serta Polsek Astambul dan PMI Kabupaten Banjar, UPT Damkar Kabupaten Banjar.

Setelah dievakuasi, Misrah kemudian dibawa ke RS Ratu Zalecha di Martapura. Saat ditanya identitasnya, Misrah tidak bisa menjawab pertanyaan, beruntung dari dirinya ditemukan KTP, Kartu Jamkesmas.

Baca: UPT Damkar Kabupaten Banjar Tidak Hanya Piawai Padamkan Api, Juga Berani Menaklukkan Ular Kobra

Baca: Begini Cara Anggota UPT Damkar Banjar Menjinakkan Tawon yang Serang Jemaah Musala di Martapura

Baca: Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin Selidiki Perusak Pohon Penghijauan di Lokpaikat Tapin

Diketahui Misrah beralamat di Desa Tungkup, Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Diketahui pula status perkawinannya, kawin cerai mati.

Anggota UPT Damkar Kabupaten Banjar, M Hazmi mengatakan, awalnya pihaknya menerima informasi ada korban tercebur, namun setelah ke lokasi langsung dipimpin Komandan Regu Faizal Rahman, ternyata seorang perempuan berendam dalam danau yang dikelilingi semak belukar.

Saat ditemukan, nenek Misbah antara sadar dan tidak sadar, hanya mengenakan selembar celana. Sedangkan baju dan sarung ditemukan dalam kondisi basah, tidak jauh dari lokasi nenek Misbah tercebur.

“Perlahan saya ajak bicara, nenek Misbah mengatakan tidak bisa berdiri. Barulah bersama PMI dan Polsek kami angkat menggunakan tandu, selanjutnya dibawa ke RS Ratu Zalecha,” jelasnya.

Menurut Hazmi, warga melihat nenek Misbah sudah sejak kemarin namun tidak ada yang berani mendekat. Begitu petugas UPT Damkar Banjarbaru, Polsek dan PMI datang, barulah warga berani mendekat. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved