Cerita UPT Damkar Kabupaten Banjar

UPT Damkar Kabupaten Banjar Tidak Hanya Piawai Padamkan Api, Juga Berani Menaklukkan Ular Kobra

Unik, UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banjar tidak hanya bertugas memadamkan kebakaran atau bencana alam, juga menaklukan hewan buas.

UPT Damkar Kabupaten Banjar Tidak Hanya Piawai Padamkan Api, Juga Berani Menaklukkan Ular Kobra
HO/UPT Damkar Banjar
Anggota UPT Damkar Kabupaten Banjar menangkap ular kobra yang membuat warga ketakutan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA -- Unik, UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banjar tidak hanya bertugas memadamkan kebakaran atau bencana alam, tetapi juga menaklukan hewan-hewan buas dan membahayakan.

Tidak sedikit masyarakat, begitu mendapati hewan buas seperti ular kobra atau lainnya melapor ke UPT Damkar Kabupaten Banjar.

Seperti beberapa waktu lalu, warga Jalan A Yani Km 14.800 Gang Ampera RT 22A, Hj Adawiyah saat berada didapur rumahnya terkejut melihat seekor ular yang merayap, kemudian masuk ke dalam rumahnya tersebut, Kamis (16/5) sekitar pukul 07.15 wita.

Merasa khawatir, kemudian melaporkannya ke petugas piket Damkar dan Penyelamatan Sektor Gambut Kabupaten Banjar.

Baca: Anak Berkelahi, Oknum Polisi Angkat dan Seret Bocah 9 Tahun dari TPA, Guru-guru Histeris

Baca: Pengakuan Nunung : Sejak Dirinya Pakai Narkoba Sikap Suami Berubah, Tak Mau Sekasur dan Bilang Ini

Baca: Ketika Sama-sama Marah, Beda Ashanty & Krisdayanti Menurut Aurel, Putri Anang Hermansyah Ungkap Ini

Mendapati laporan, Komandan Regu, Slamet Riyadi langsung ke lokasi. Sesampainya di kediaman Hj Adawiyah dan Fahrurraji, petugas sempat kesulitan mengamankan ular tersebut, karena ternyata bersembunyi dalam lemari dibagian dapur rumah Hj Adawiyah dan Fahrurraji tersebut.

"Sempat kesulitan mencari, ternyata saya curiga dengan lemari yang ada lubang kecil. Setelah kami periksa, ternyata ular jenis kobra yang panjangnya sekitar satu meter itu mendesis, dengan posisi terpojok antara lemari dan dinding, kata seorang anggota Damkar dan Penyelamatan Sektor Gambut Kabupaten Banjar, HM Hazmi.

Dijelaskannya, ular kobra tersebut terus melakukan perlawanan karena merasa posisinya yang terpojok. Akhirnya dirinya menyiramkan dengan air panas agar ular keluar dari posisinya, hingga akhirnya dengan peralatan seadanya akhirnya berhasil melumpuhkan ular kobra tersebut.

"Proses evakuasinya sekitar 30 menit, kondisinya dalam keadaan sudah mati karena saat kami evakuasi melakukan perlawanan dan membuat posisi petugas juga terdesak. Ular kobra tidak memangsa ayam ternak pemilik rumah," imbuh Hazmi. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis:
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved