Berita HST

Warga Desa Awang Landas HST Minta Jaringan Listrik, Begini Jawaban PLN

Di Awang Landas bebernya tercatat ada 80 kelapa keluarga. Apalagi, mendekati hari kemerdekaan ke-74, pihaknya masih terjajah karena perkara listrik

Dok Humas PT PLN Kalselteng
Petugas PLN Area Barabai Rayon Amuntai, yang secara bekerja keras, menceburkan diri untuk menyelami rawa yang penuh lintah demi melakukan pemeliharaan jaringan listrik di Desa Sapala, Kecamatan Danau Panggang, Hulu Sungai Utara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Tak hanya Desa Patikalain Kecamatan Hantakan saja yang tak punya jaringan listrik dari PLN, daerah rawa di Kecamatan Labuan Amas tepatnya di Desa Awang Landas juga mengalami hal serupa.

Warga Awang Landas yang juga Sekretaris Desa, Suryani, membeberkan jika warganya sering mengeluhkan tak adanya listrik di sana.

Meski demikian, ia mengakui jika pemerintah memberikan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Hemat Energi (PLTSHE). Namun, ini hanya untuk penerangan saja. Sedangkan alat elektronik tak bisa digunakan tanpa adanya bantuan genset.

Di Awang Landas bebernya tercatat ada 80 kelapa keluarga. Apalagi, mendekati hari kemerdekaan ke-74, pihaknya masih terjajah karena perkara listrik.

Baca: Keinginan Sederhana Ayu Ting Ting Jika Miliki Suami Gantikan Enji Baskoro untuk Bilqis

Baca: NEWSVIDEO : SMP PGRI 3 Banjarmasin Hanya Dapat Tiga Siswa Baru, Kepala Sekolah : Ini Penyebabnya

Baca: Bakal Bebas Pablo Benua dan Rey Utami dari Kasus Galih dan Fairuz? Hasil Terawangan Denny Darko

Baca: Standby di Syamsudin Noor, Dua Heli Water Boombing Siap Padamkan Karhutla di Kalsel

"Dari dulu sampai sekarang PLN tidak masuk ,itu keluhan warga kami. Sudah merdeka hampir 74 tahun Awang Landas masih ketertinggalan dalam banyak hal," keluhnya.

Ia mengaku sedih apabila pemerintah lupa terhadap masyarakat Awang Landas.

"Tapi apabila mencalonkan diri mereka buat visi-misi untuk masyarakat ujung-ujungnya wacana saja," katanya.

Dibeberkannya, jika pihaknya pernah dijanjikan PLN akan masuk.

"Ada katanya nanti PLN diusahakan tapi yang dikabulkan cuma PLTSHE. Karena katanya terbentur jarak dan rantauan terlalu jauh menuju rumah warga. Itu kata pihak pemerintah," bebernya.

Ia berharap jika Awang Landas juga mendapat hak yang sama dengan masyarakat lain termasuk dalam pembangunan listrik.

Halaman
12
Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved