Berita Kalteng

Bahas Delapan Aksi Konvergensi Integrasi Penurunan Stunting di Kabupaten Kapuas

Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kapuas kembali menggelar rapat koordinasi penyusunan

Bahas Delapan Aksi Konvergensi Integrasi Penurunan Stunting di Kabupaten Kapuas
Foto dari Bappeda Kapuas
Rapat koordinasi penyusunan program kegiatan konvergensi percepatan penurunan stunting Kabupaten Kapuas yang digelar di Aula Bappeda 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kapuas kembali menggelar rapat koordinasi penyusunan program kegiatan penurunan stunting Kabupaten Kapuas Tahun 2019 di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas, Selasa (23/7/2019).

Rapat tersebut terlaksana sebagai wujud pelaksanaan aksi dua konvergensi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kapuas dan berdasarkan hasil Rapat Koordinasi sebelumnya tanggal 10 Juli 2019.

Hadir dalam rakor tersebut Pelaksana Harian (Plh) Sekda Kapuas, Andreas Nuah selaku pimpinan rapat didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas, Yan Hendri Ale dan juga diikuti perwakilan Dinas terkait.

Stunting sendiri adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama, akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

Baca: Jerit Hati Selingkuhan Suami Rey Utami, Pablo Benua dari Thailand Diungkap via Postingan, Sebut Anak

Baca: Mewakili Filosofi Penyembuh, 8 Jamu yang Selalu Dibawa Penjual Jamu Keliling

Baca: Terungkap Sosok Ini Ternyata Pemasok Narkoba ke Nunung, Polisi Sebut Sempat Buron

Baca: Lama Tak Muncul di TV! Kondisi Sony Wakwaw Kini, Diterpa Isu Bangkrut dan Tepergok Jual Ini

Dalam rapat tersebut, Plh Sekda Kabupaten Kapuas Andreas Nuah menyampaikan untuk masalah stunting di Kabupaten Kapuas, diperlukan kerja sama dari stakeholder ataupun instansi terkait untuk terlibat berkoordinasi dan melakukan sosialisasi dalam upaya penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Kapuas.

Dirinya berharap dengan adanya rapat koordinasi ini dapat menekan angka stunting di Kabupaten Kapuas sehingga mengalami penurunan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Yan Hendri Ale menjelaskan terdapat delapan aksi konvergensi atau integrasi dalam penurunan stunting.

Aksi satu analisa situasi, aksi dua rencana kegiatan, aksi tiga rembuk stunting, aksi empat perbup/perwali tentang peran desa, aksi lima Kader Pembangunan Manusia (KPM), aksi enam manajemen data, aksi tujuh pengukuran dan publikasi dan aksi delapan review kinerja tahunan.

Lebih lanjut, Yan Hendri Ale mengungkapkan dalam aksi satu yaitu analisis situasi, sudah dilakukan pada 182 desa dari 214 desa yang ada di Kabupaten Kapuas.

"Analisis dilakukan atas 20 data cakupan layanan prioritas intervensi penurunan dan pencegahan stunting yang menjadi tanggungjawab dari enam Perangkat Daerah ( Dinas Kesehatan, PUPRPKP, Ketahanan Pangan, P3APPKB, Pendidikan dan Dinas Sosial)," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kapuas H Suwarno Muriyat yang hadir dalam rapat tersebut mengungkapkan bahwa Dinas Kominfo Kabupaten Kapuas melalui Radio Siaran Pemerintah Daerah dengan frekuensi 91,4 fm secara masif telah menginformasikan mengenai stunting.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved