Berita Banjarmasin

Gojek: Sistem Alokasi Order Terkini Efektif Tekan Potensi Fraud Oknum Mitra Driver

Manajemen Gojek Banjarmasin nyatakan sistem alokasi order (pesanan) paling terkini menjadi salah satu cara paling efektif menekan potensi aktivitas

Gojek: Sistem Alokasi Order Terkini Efektif Tekan Potensi Fraud Oknum Mitra Driver
banjarmasinpost.co.id/acm
Kunjungan Manajemen Gojek ke Kantor Banjarmasin Post, Rabu 24-7-2019 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Manajemen Gojek Banjarmasin nyatakan sistem alokasi order (pesanan) paling terkini menjadi salah satu cara paling efektif menekan potensi aktivitas fraud (kecurangan) di kalangan mitra driver Gojek termasuk pada layanan Go Car.

Dijelaskan City Head Gojek Banjarmasin, Fabian, sistem alokasi order terkini tak hanya pertimbangkan faktor jarak mitra driver dari titik order, melainkan ada faktor lainnya termasuk review dari pelanggan, jam terbang on bid dan yang lainnya sebagai data historis yang diperhitungkan oleh sistem.

Karena itu, memang tak serta merta lagi mitra driver yang paling dekat dengan titik order otomatis mendapatkan order tersebut.

Hal ini menurut Fabian justru menjadi cara Gojek untuk melindungi mitra driver yang benar-benar bekerja sesuai aturan dengan menjemput dan mengantar pelanggan serta berupaya memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan dari oknum-oknum mitra driver yang melakukan order fiktif.

"Ini juga sudah diterapkan hampir tujuh bulan, jadi bukan hal baru. Jadi ini sebenarnya untuk melindungi mitra driver yang benar-benar bekerja dan gantungkan hidup melalui Gojek," kata Fabian saat mengunjungi Kantor Banjarmasinpost.co.id bersama jajaran Manajemen Gojek yang diterima Pemred Banjarmasin Post, Musyafi beserta Jajaran Manajemen Banjarmasin Post, Rabu (24/7/2019).

Sistem alokasi order ini menurutnya memang dan sudah seharusnya menjadi momok bagi oknum mitra driver yang kerap lakukan fraud dengan oder fiktif untuk mendapatkan poin dan berujung mendapatkan bonus tanpa bekerja sesuai aturan.

Baca: Inikah Pertanda Irish Bella Mantap Berhijap Pasca Syukuran Kehamilan? Ammar Zoni Lakukan Ini

Baca: Baru Bebas, Kriss Hatta Ditangkap Lagi, Kini Bukan Terkait Kasus Hilda Vitria dan Billy Syahputra

Baca: Jerit Hati Selingkuhan Suami Rey Utami, Pablo Benua dari Thailand Diungkap via Postingan, Sebut Anak

Baca: Tarif Hotman Paris Saat Bantu Mulan Jameela vs Maia Estianty, Bandingkan Saat Tangani Fairuz A Rafiq

Menurutnya, oknum mitra driver yang kerap lakukan fraud bisa saja mendapatkan keuntungan jutaan bahkan ratusan juta Rupiah perbulan hanya dengan memainkan order fiktf dan menggandakan atau membuat banyak akun mitra driver sekaligus.

"Kalau satu akun bisa tutup poin dapatkan bonus Rp 150 ribu perhari artinya Rp 4 juta sampai Rp 5 juta perbulan dan satu orang bisa pegang sampai dua puluh akun bisa ratusan juta," kata Fabian.

Ditambahkan Head Of Regional Corporate Affairs East Indonesia Gojek, Mulawarman, dalam menindak oknum mitra driver yang salahi aturan pihaknya selalu terbuka dan transparan.

Penonaktifan atau suspend akun mitra driver juga menurutnya selalu dilakukan diawali dengan peringatan pertama, kedua dan baru benar-benar di suspend.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved