Kriminalitas Kotabaru

Kasi Pidsus Kotabaru Tunggu Hasil Audit BPKP Terkait Kasus Pasar Serongga, Ada 2 Tersangka

Kejaksaan Negeri Kabupaten Kotabaru kembali bidik Pasar Serongga atau Pasar yang saat ini berada di Desa Sukorame Kecamatan Kelumpang Hilir

Kasi Pidsus Kotabaru Tunggu Hasil Audit BPKP Terkait Kasus Pasar Serongga, Ada 2 Tersangka
Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Kasi Pidsus kejari Kotabaru Armein Ramdhani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kejaksaan Negeri Kabupaten Kotabaru kembali bidik Pasar Serongga atau Pasar yang saat ini berada di Desa Sukorame Kecamatan Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru.

Pasalnya, pembangunan pasar tersebut terindikasi adanya kerugian negara. Sehingga jajaran Kejaksaan Kotabaru melalui Seksi Pidana Khusus (Pidsus) melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini, Kejaksaan Negeri Kotabaru bahkan sudah menetapkan dua tersangka dugaan kasus pembangunan Pasar Serongga. Bangunan yang bernilai Rp 5,7 Miliar itu dianggap tak sesuai.

Hal ini diakui Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kotabaru, Armein Ramdhani, Rabu (24/7/19) kepada Banjarmasinpost.co. id. Dia mengatakan sudah menetapkan dua tersangka dari bangunan pasar tersebut.

"Dua tersangka sudah kami tetapkan yajni untuk kontraktor dan konsultan pengawas. Kontraktor atas nama Sukirno dan Konsultan Pengawas bernama H Dedi, " kata Armein katanya kepada Bpost.

Baca: Meski Harganya Fantastis, Pemesan Toyota GR Supra di GIIAS 2019 Mulai Menumpuk

Baca: Hasil Tes DNA Anak Fairuz A Rafiq & Galih Ginanjar yang Dituntut Suami Barbie Kumalasari Sudah Ada?

Baca: Miris! Jasad Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Ini Sudah Dibuang 2 Hari Lalu ke Kali, Pelakunya?


Menurut Armein, sejauh ini pemeriksaan masih terus berlanjut. Berkas pemeriksaan perhitungan kerugian dari BPKP yang saat ini. Bangunan pasar yang dibangun pada 2017 lalu masih menunggu dari BPKP.

"Sejauh ini masih stagnan di BPKP, masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara, " katanya.

Dia mengatakan sejauh ini masih terus berkoordinasi. Setelah hasil dari BPKB keluar, kembali dilanjutkan. Sebab, belum ada kabar kelanjutan dari BPKB terkait hasil perhitungannya hingga saat ini.

"Kami masih menunggu hasil itu. Kalau sudah selesai, nanti akan kami kabari lagi hasilnya, " katanya.
(Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved