Berita Tanahnumnu

Komisi 3 Minta Pemkab Tanahbumbu Cepat Tanggap Terkait Rusunawa Belum Ditempati

Bangunan rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) dibangun bersumber dari dana pemerintah pusat, diperuntukan untuk rumah tangga kurang mampu terkesan

Komisi 3 Minta Pemkab Tanahbumbu Cepat Tanggap Terkait Rusunawa Belum Ditempati
Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Rusunawa di Kabupaten Tanahbumbu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Bangunan rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) dibangun bersumber dari dana pemerintah pusat, diperuntukan untuk rumah tangga kurang mampu terkesan terbengkalai.

Bangunan berlantai lima, dibangun di hamparan lahan cukup luas di sekitar lokasi komplek perkantoran Pemkab, terkesan mubazir karena belum juga di tempati.

Sementara Pemerintah Kabupaten Tanahbumbu beralasan, belum digunakannya bangunan rusunawa karena pemerintah pusat belum menghibahkan ke pemerintah daerah.

Kepala Dinas Perkimtan Mahriyadi Noor membenarkan, belum di tempati bangunan rusunawa lantaran belum ada hibah pemerintah pusat.

Menurut Mahriyadi, rusunawa diperuntukan selain warga tidak mampu, tapi bisa digunakan untuk pegawai kontrak.

"Untuk yang kurang mampu, siapa saja yang ingin mendaftar. Pegawai tidak apa-apa, tapi pegawai kontrak asal jangan pegawai negeri," jelas Mahriyadi kepada wartawan.

Disinggung soal tarif sewa rusunawa, ia belum bisa merincikan. "Kami belum bisa memastikan. Paling merancang-rancang kasar. Kecuali sudah dapat hibah, baru bisa merancang yang pasti. Kami siap menunggu penyerahan hibah," katanya.

Baca: Belum Ada Satu Produk Khas Kalimantan Selatan Terdaftar di IG, Apa Itu IG?

Baca: Perdebatan Luna Maya dan Ariel NOAH Saat Dipertemukan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Baca: Perdebatan Luna Maya dan Ariel NOAH Saat Dipertemukan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Menanggapi hal ini, anggota Komisi 3 DPRD Tanahbumbu Bahsanuddin mengatakan, berbicara menunggu penyerahan atau hibah jarang dilakukan secara simbolis.

Namun ketika proyek sudah selesai dan bisa difungsikan, harusnya pemerintah daerah cepat dan tanggap untuk manfaatkan bangunan tersebut.

Apalagi, jelas Bahsanuddin, DPRD pernah mengganggarkan anggaran untuk jalan masuk ke rusunawa. Termasuk fasilitas lainnya yang diinginkan sudah difasilitasi.

Selain itu, proyek rusunawa ini, seharusnya pemerintah daerah sudah ada pemetaan terkait siapa yang akan menempati. Sehingga saat rusunawa siap di tempati, sudah ada data.

"Jadi harapan kita dinas yang menangani, secepatnya menggunakan. Kalau proyek pemerintah pusat tidak cepat digunakan, nanti orang yang mau bantu pikir-pikir. Yang ada saja sudah lambat. Kita menerima segala sesuatu proyek dari pusat tidak bisa 100 persen," ucap Bahsanuddin kepada banjarmasinpost.co.id.

Tapi sebaliknya, pemerintah daerah dipastikan masih akan menambah fasilitas yang lain.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved