Berita Banjarmasin

Mahasiswa Australia Ajak Warga Kalsel Bantu Aksi SBI Lestarikan Lahan Basah

Kalimantan Selatan (Kalsel) adalah merupakan provinsi yang memiliki kawasan lahan basah yang cukup luas, yang tengah menghadapi isu lingkungan

Mahasiswa Australia Ajak Warga Kalsel Bantu Aksi SBI Lestarikan Lahan Basah
SBI Buat Banjarmasin Post
Lachie Burgess dari University of New Castle Australia saat diskusi konservasi bertajuk Supporter Gathering: Konservasi Bekantan dan Ekosistem Lahan Basah di Plaza Smart City Banjarmasi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kalimantan Selatan (Kalsel) adalah merupakan provinsi yang memiliki kawasan lahan basah yang cukup luas, yang tengah menghadapi isu lingkungan, terutama degradasi hutan mangrovenya disepanjang sungai Barito, yang juga menjadi kawasan habitat Bekantan.

Kondisi ini tidak akan tinggal diam membiarkan alam semakin terganggu. Masyarakat Kalsel dari berbagai lapisan, khususnya dari kalangan komunitas dan perguruan tinggi bergerak bersama menjaga dan melestarikan kawasan lahan basahnya, terutama mangrove rambai.

Aksi nyata diwujudkan melalui kegiatan diskusi konservasi bertajuk Supporter Gathering: Konservasi Bekantan dan Ekosistem Lahan Basah di Plaza Smart City Banjarmasi.

Kegiatan ini diselenggaran Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia ( SBI ), dengan melibatkan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat ULM, Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin dan Universitas New Castle Australia.

Baca: Sempat Tepergok Seranjang Ivan Gunawan, Ayu Ting Ting Malah Tuliskan Kata Cinta pada Pria Ini

Baca: Driver Gojek Ini Nekat Antar Pesanan dari Indonesia ke New York, Gara-gara Celotehan Rich Brian

Baca: Live SCTV! Jadwal Piala AFF U-16 2019, Laga Timnas U-16 Indonesia vs Vietnam Jadi Ujian Pertama


Dengan pembicara Amalia Rezeki dari SBI, Lucy Gill dan Lachie Burgess dari University of New Castle Australia, dengan dipandu oleh Ambar Pertiwi dari UIN Antasari Banjarmasin dan dihadiri mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Banjarmasin.

Konservasi Bekantan dan Ekosistem Lahan Basah menjadi topik pembicaraan paling hangat dalam diskusi tersebut.

"Konservasi Bekantan dan Ekosistem Lahan Basah menjadi topik yang banyak dibicarakan, apalagi ketiga pembicara banyak membahas tetang pentingnya mejaga kelestarian bekantan dan lahan basah yang merupakan rumah bagi bekantan primata unik yang terancam punah ini", tutur Ambar Pertiwi yang juga selaku kordinator pelaksana diskusi, Rabu (24/7/2019).

Sementara itu Amalia Rezeki mengatakan, melestarikan hutan mangrove rambai yang menjadi bagian dari ekosistem lahan basah tersebut, berarti melestarikan bekantan serta kehidupan liar lainnya, termasuk melestarikan ekosistem sungai.

Disisi lain, menurut dosen Pendidikan Biologi ULM ini melestarikan mangove rambai dan menanamnya kembali, akan meyelamatkan kehidupan nelayan yang mencari ikan serta pertanian warga sekitarnya.

Rusaknya hutan rambai akan berakibat hilangnya ikan serta terganggunya sistem pertanian pasang surut, yang sangat penting bagi kehidupan manusia.

Sedangkan Lucy Gill lebih mengangkat tentang isu pemanasan global, dengan pengalamannya selama mengikuti Internship Programe di SBI dan terjun langsung kelapangan melakukan restorasi mangrove rambai bersama tim dari SBI.

" Ada pengalaman yang sangat menarik yang dapat saya ambil, ketika mengikuti program internship di SBI yaitu aksi penanaman pohon mangrove. Kegiatan ini positif dan dapat menanggulangi pemanasan global, karena kawasan mangrove mampu menyerap karbon lebih besar dari hutan lainnya ", jelas Lucy, mahasiswi Universitas New Castle Australia.

Lachie Burgess, pria penggemar kegiatan herping ini, lebih mengajak kepada para peserta diskusi untuk sering mengikuti kegiatan aksi lingkungan yang dilakukan oleh SBI.

Menurutnya aksi nyata yang dilakukan SBI dibidang pelestarian alam sungguh inspiratif dan menarik. Sudah sepatutnya didukung dan dikerjakan bersama agar alam kita tetap terjaga,

Diskusi konservasi berlangsung dua jam lebih, para peserta sangat antusias dan aktif mengikutinya. Menurut Ambar kegiatan diskusi ini juga merupakan bagian dari tindak lanjut kerjasama SBI dengan UIN Antasari Banjarmasin. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved