Berita Kesehatan

Ngompol Akibat Susah Menahan Pipis di Usia Dewasa, Ternyata Ini Penyebabnya

Kebocoran kandung kemih atau dalam bahasa medis disebut inkontinensia urine merupakan penyebab kita tak bisa mengendalikan keinginan buang air kecil.

Ngompol Akibat Susah Menahan Pipis di Usia Dewasa, Ternyata Ini Penyebabnya
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi buang air kecil 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kebocoran kandung kemih atau dalam bahasa medis disebut inkontinensia urine merupakan penyebab kita tak bisa mengendalikan keinginan buang air kecil. Akibatnya urine keluar tiba-tiba walau terkadang hanya sedikit.

Hal tersebut tentu sangat memalukan, terlebih jika kita masih aktif bekerja. Kalau sudah begini, biasanya penderita inkontinensia urine terpikir untuk memakai popok dewasa.

Spesialis kedokteran pelvis wanita, Cecile Ferrando, mengatakan ada berbagai pilihan perawatan untuk mengatasi masalah inkontinensia urine. Ia jtidak menyarankan pemakaian popok pada orang dewasa.

Bahkan, banyak orang yang menghindarinya sama sekali atau menggunakannya hanya untuk solusi jangka pendek.

Baca: Driver Gojek Ini Nekat Antar Pesanan dari Indonesia ke New York, Gara-gara Celotehan Rich Brian

Baca: Akhirnya! Avengers: Endgame Sukses Lewati Avatar Sebagai Film Terlaris Sepanjang Masa

Baca: Live SCTV! Jadwal Piala AFF U-16 2019, Laga Timnas U-16 Indonesia vs Vietnam Jadi Ujian Pertama

Ada dua jenis inkontinensia urin atau hilangnya kontrol kandung kemih yang biasa dialami banyak orang, yaitu:

1. Inkontinensia stres

Bersin, batuk atau berolahraga kadang-kadang menyebabkan tekanan ekstra pada kandung kemih. Otot pelvis yang lemah atau rusak tidak dapat mengatasi tekanan itu sehingga terjadi ngompol.

2. Inkontinensia mendesak

Seiring bertambahnya usia, kita mungkin mengalami ketidakmampuan untuk mengontrol pelepasan urine. Terkadang sudah kebelet ke kamar mandi, namun tak bisa menahan urine yang keluar sebelum tiba di kamar mandi.

Wanita yang relatif masih muda terkadang mengalami kebocoran urine menjelang akhir masa kehamilan dan beberapa saat setelah melahirkan.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved