Berita Banjar

Lama Tak Terdengar, Ini Dia Sasaran Terkini Vaksinasi MR di Banjar

Lama tak terdengar gaungnya, vaksinasi measlees and rubella (MR) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), masih terus berlanjut.

Tayang:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
Dinkes Kabupaten Banjar
Kadinkes Banjar Ikwansyah menyapa warga sekaligus menyosialisasikan tentang pentingnya vaksinasi MR, benerapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Lama tak terdengar gaungnya, vaksinasi measlees and rubella (MR) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), masih terus berlanjut.

Sasaran utamanya memang tetap kalangan pelajar. Namun kali ini difokuskan pada 'klaster' khusus yakni murid kelas 1 jenjang sekolah dasar.

"Murid kelas 1 sekolah dasar (SD) atau sederajat seperti madrasah ibtidaiyah," sebut Kepala Seksie Surveilans dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Banjar, Telly Saparina, Kamis (25/07/2019).

Pejabat eselon IV di Bumi Barakat ini mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pendataan. "Jadi, jumlah sasarannya berapa dan di sekolah/madrasah mana saja, ini masih dalam pendataan kami," sebut Telly.

Ia mengatakan capaian vaksinasi MR tahun lalu (2018) yakni 46 persen. Karena itu pelaksanaannya akan terus dilanjutkan.

Baca: Sentilan Istri Raffi Ahmad, Nagita Slavina Soal Peyek Cetar Syahrini Ketika Bertemu Aisyahrani

Baca: Dialog Dengan Yusuf Kalla, Gubernur Sahbirin Noor Usulkan Kalsel Jadi Jalur Tol Laut Nasional

Baca: SEKARANG Marcus/Kevin Main! Link Live Streaming Japan Open 2019, Cek TVRI, Youtube BWF & Vidio.com

Baca: Benda Menyerupai Granat Ditemukan Warga Desa Lalayau, Terhisap Mesin Penyedot Pasir

Bagaimana dengan campak sebagaimana di Kota Banjarbaru yang kini mulai menggejala? "Terkait masalah campak, di Kabupaten Banjar tidak ada timbul alert," jelas Telly.

Dikatakanya, kasus campak di Banjar saat ini (2019) untuk campak klinis terdapat lima orang. Sedangkan campak konfirmasi laboratorium nihil.

Sejak tahun lalau seiring merebaknya kasus MR, Dinkes Banjar juga langsung intens turun ke lapangan. Namun kendala yang dihadapi cukup besar jika dibanding daerah lain di Indonesia.

Kendala utama yakni pandangan negatif sebagian masyarakat Banjar terhadap kehalalan vaksin MR. Hal itu menyusul merebaknya kabar yang menyebut vaksin tersebut berasal dari bahan yang diharamkan.

Namun Kadinkes Banjar Ikhwansyah tak pernah patah arang. Ia kerap blusukan ke perkampungan bahkan hingga ke kalangan pondok pesantren guna memberikan sosialisasi tentang bahaya MR dan pentingnya vaksinasi MR.

Baca: TKN Jokowi-Maruf Dibubarkan Jumat, Sekjen PPP Sebut Pengurus TKN Akan Bentuk Wadah Lain

Baca: Siaran Langsung TVRI & Live Streaming Tottenham vs Manchester United ICC 2019 di Mola TV Malam Ini

Kabupaten Banjar memang dikenal religius, terutama di Kota Martapura (ibu kota Kabupaten Banjar) yang menyandang julukan Kota Serambi Makkah di Kalsel. Sangat banyak pondok pesantren di Banjar tertutama di Martapura dan di antaranya belum sepenuhnya membuka diri terhadap vaksinasi MR.

"Kami akan terus melanjutkan vaksinasi MR karena sangat penting untuk melindungi generasi penerus di daerah ini dari penyakit mematikan tersebut," tandas Ikhwansyah.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved