Berita Kalbar

Ratusan Orang Jadi Korban Penyalagunaan Data Pribadi di Pontianak, OJK Ingatkan Hal Ini

Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) meminta masyarakat tidak mudah tergoda iming-iming hadiah atau imbalan uang dengan memberikan identitas diri.

Ratusan Orang Jadi Korban Penyalagunaan Data Pribadi di Pontianak, OJK Ingatkan Hal Ini
Istimewa
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kasus penipuan online dan penyalahgunaan data pribadi yang menimpa ratusan warga di Pontianak, membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ikut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati.

Dilansir dari Kompas.com, Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) meminta masyarakat tidak mudah tergoda iming-iming hadiah atau imbalan uang dengan memberikan identitas diri.

Hal ini menyusul kasus penipuan dan penyalahgunaan data pribadi lebih dari 100 warga berkedok poin travel online Traveloka di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

"Jangan tergoda iming-iming hadiah atau imbalan uang dengan memberikan identitas diri (KTP, SIM, Passport) dan foto diri ke orang lain," ujar Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot kepada Kompas.com, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

"Data Anda dapat disalahgunakan untuk membuat akun palsu dan bertransaksi keuangan tanpa sepengetahuan Anda," sambung dia.

Baca: Satriandi, Pecatan Polisi yang Jadi Gembong Narkoba Tewas Ditembak Aparat, Begini Kisah Kelamnya

Di tengah kemudahan teknologi finansial saat ini ucapnya, melindungi data pribadi sangatlah penting agar tidak disalahgunakan oknum tidak bertanggung jawab.

OJK menghimbau masyarat segera menghubungi penyedia aplikasi, lembaga keuangan, OJK dan pihak berwajib bila mengetahui data diri telah disalahgunakan untuk transaksi keuangan.

"Jaga dan lindungi data pribadi sejak saat ini. Untuk Info lebih lanjut bisa kontak ke OJK di nomor 157," kata dia.

Sebelumnya, lebih dari 100 warga Pontianak menjadi korban penipuan dan penyalahgunaan data pribadi berkedok poin travel online Traveloka. Beberapa korban di antaranya yakni para driver ojek online.

Kepolisian sudah menangkap Rusdi Hardanto (36) yang diduga sebagai dalang kasus penipuan berkedok penerimaan poin Traveloka terhadap lebih dari 100 warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat itu.

Baca: Gaji 8 Juta Yang Ditolak Alumni UI Tak Cukup Per Bulan? Begini Survei Tentang Penghasilan Milenial

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved