Berita Internasional

Baru Berumur 6 Tahun, YouTuber Ini Sudah Bisa Beli Gedung Senilai Rp 112 Miliar

Seorang bocah asal Korea Selatan baru-baru ini membuat heboh jagat maya. Bagaimana tidak, Boram, si anak perempuan berusia 6 tahun itu,

Baru Berumur 6 Tahun, YouTuber Ini Sudah Bisa Beli Gedung Senilai Rp 112 Miliar
KOMPAS.com/Bill Clinten
Ilustrasi channel YouTube Boram 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seorang bocah asal Korea Selatan baru-baru ini membuat heboh jagat maya. Bagaimana tidak, Boram, si anak perempuan berusia 6 tahun itu, dilaporkan membeli sebuah gedung di daerah elit Gangnam, kota Seoul.

Harga gedung 5 lantai seluas 258 meter persegi tersebut 9,5 miliar won atau setara dengan Rp 112 miliar.

Gedung sebenarnya dibeli oleh perusahaan Boram Family, yang beranggotakan keluarga sang YouTuber cilik itu. Masih belum jelas apa tujuan penggunaan gedung tersebut nantinya.

Boram sendiri merupakan salah seorang YouTuber Korea Selatan yang memiliki jumlah subscriber terbanyak sekarang.

Baca: Gudang Peluru Yonif 623 Sungai Ulin Banjarbaru Terancam, Satgas Kerahkan Heli Jatuhkan Bom Air

Baca: Hasil Akhir Persib Bandung vs Bali United di Liga 1 2019, Skor Akhir 0-2, Tumbang di Kandang

Baca: VIDEO VIRAL Letusan Gunung di Medsos, BPBD Benarkan Erupsi Tangkuban Parahu


Bangunan di distrik Gangnam, kota Seoul, Korea Selatan, yang dibeli YouTuber cilik Boram.

Bangunan di distrik Gangnam, kota Seoul, Korea Selatan, yang dibeli YouTuber cilik Boram.(koreatimes.co.kr)

Content creator cilik ini memiliki dua kanal, yakni Boram Tube Vlog dan Boram Tube Toys Reviews yang masing-masing memiliki subscriber sebanyak 17,6 juta dan 13,6 juta.

Meski masih sangat belia, penghasilan Boram dari YouTube konon mencapai 3,7 miliar won atau sekitar Rp 43 miliar tiap bulan.

Video-videonya sudah mengumpulkan ratusan juta view, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Channel News Asia, Jumat (26/7/2019).

Keluarga Boram sebelumnya sempat memantik kontroversi di Korea Selatan lantaran dipandang memanfaatkan anak itu untuk mendulang keuntungan.

Ada juta tudingan membuat konten negatif yang bisa mempengaruhi perilaku anak lain, seperti video Boram yang mencuri uang dari dompet ayahnya.

Pihak keluarga Boram kemudian menghapus video-video terkait dengan cara mengubah setelan menjadi private dan meminta maaf secara terbuka.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved