Berita Banjarmasin

Disdik: Angkutan Pelajar untuk Pembangunan Jembatan Sungai Lulut Belum Perlu

DINAS pendidikan Kota Banjarmasin menilai angkutan massal atau angkutan pelajar untuk antisipasi pembangunan dua jembatan dan satu box culvert

Disdik: Angkutan Pelajar untuk Pembangunan Jembatan Sungai Lulut Belum Perlu
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
PEMBANGUNAN jembatan darurat khusus roda dua di jembatan Sungai Gardu 1, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DINAS pendidikan Kota Banjarmasin menilai angkutan massal atau angkutan pelajar untuk antisipasi pembangunan dua jembatan dan satu box culvert Sungai Lulut Banjarmasin Timur pada Juli dinilai belum perlu.

“Kan kalau angkutan massal itu untuk jangka panjang. Sementara, pembangunan dua jembatan dan satu box culvert Sungai Lulut Banjarmasin Timur perlu waktu enam bulan saja. Lebih baik, orangtua mengantar anak ke sekolah lebih pagi agar tidak terlambat,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Agus Totok Daryanto, Jumat (26/7/19).

Dinas Perhubungan Kalsel mengharapkan Pemko Banjarmasin bisa mendrop sejumlah angkutan pelajar ceria gratis di kawasan Sungai Lulut terkait pembangunan dua jembatan dan satu box culvert.

“Iya kita harapkan adanya droping angkutan pelajar ceria gratis di kawasan Sungai Lulut agar pelajar lebih mudah aksesnya ke sekolah selama jembatan lama dibongkar,” kata Gusti Aina, Kabid Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kalsel.

Baca: Usaha Baru Syahrini Setelah Mukena dan Peyek Cetar, Istri Reino Barack Tawarkan Ini

Baca: Keterkejutan Pablo Benua Diungkap Farhat Abbas Saat Jadi Tersangka Kasus Penggelapan

Baca: Tanda Ranty Maria dan Rayn Wijaya Ikuti Langkah Ammar Zoni dan Irish Bella, Disebut Terlibat Cinlok

Baca: Komentar Baim Wong Saat Jefri Nichol Terjerat Kasus Narkoba, Singgung Soal Suami Nagita, Raffi Ahmad

Menurut Aina, cukup banyak pelajar dari kawasan Sungai Lulut yang sekolahnya di Banjarmasin.

Ini perlu perhatian dari Pemko Banjarmasin untuk bisa mendrop angkutan pelajar ceria gratis di Sungai Lulut.

“Kan kasihan pelajar juga selama pembongkaran sejumlah jembatan Sungai Lulut,” katanya,

Aina juga menyarankan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin bekerjasama dengan dinas perhubungan kota setempat untuk mendata semua pelajar yang tinggal di Sungai Lulut.

Jadi ada berapa anak sekolah dan berapa RT yang perlu dibantu angkutan pelajarnya.

“Daripada repot orangtua mengantar anak sekolah dari Sungai Lulut ke Banjarmasin, lebih baik ada angkutan pelajar ceria gratis yang membantu. Kan pas momennya,” kata Aina.

(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved