Ekonomi dan Bisnis

Kalsel Urutan 18 Jumlah Investor Terbanyak

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bekerjasama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menggelar

Kalsel Urutan 18 Jumlah Investor Terbanyak
banjarmasinpost.co.id/mariana
Sosialisasi pengembangan dan pencapaian KSEI, di Depot Sari Patin, Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bekerjasama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menggelar kegiatan sosialisasi di Banjarmasin, bertempat di Depot Sari Patin, Banjarmasin, Jumat (26/7/2019).

Sosialisasi tersebut dilaksanakan bersama insan pers di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala BEI kantor perwakilan Kalsel Yuniar mengatakan, jurnalis dapat menjadi partner sebagai sarana informasi untuk para calon investor.

"Kegiatan ini selain bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan fasilitas Acuan Kepemilikan Sekuritas (Akses), yang merupakan fasilitas perlindungan investor Pasar Modal Indonesia," kata Yuniar kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Usaha Baru Syahrini Setelah Mukena dan Peyek Cetar, Istri Reino Barack Tawarkan Ini

Baca: Keterkejutan Pablo Benua Diungkap Farhat Abbas Saat Jadi Tersangka Kasus Penggelapan

Baca: Tanda Ranty Maria dan Rayn Wijaya Ikuti Langkah Ammar Zoni dan Irish Bella, Disebut Terlibat Cinlok

Baca: Komentar Baim Wong Saat Jefri Nichol Terjerat Kasus Narkoba, Singgung Soal Suami Nagita, Raffi Ahmad

Ditambahkannya, pihaknya turut memberikan informasi terbaru tentang pengembangan infrastruktur dan pencapaian KSEI, peran para jurnalis sangat dibutuhkan untuk menginformasikan hal tersebut kepada masyarakat.

Menurut data KSEI per akhir Juni 2019, Provinsi Kalsel menempati urutan ke-18 jumlah investor terbanyak dari 34 provinsi di Indonesia.

"Jumlah investor di Kalsel sebanyak 9.928 orang dan dari jumlah tersebut tercatat sebanyak 4.658 investor berdomisili di kota Banjarmasin," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Adapun jumlah investor di Pasar Modal Indonesia hingga akhir Juni 2019, telah mencapai sekitar 1.971.213 investor, yang mencakup investor pemilik Efek, Reksadana dan Surat Berharga yang diterbitkan Bank Indonesia.

"Pengembangan yang direalisasikan oleh KSEI mampu memberikan dampak positif bagi Pasar Modal Indonesia dan kami berharap hal ini dapat meningkatkan kenyamanan investor dalam bertransaksi serta menarik minat investor baru untuk berinvestasi di pasar modal," Kepala Unit Pemeriksaan KSEI, Fitrianto.

Dalam sosialisasi kali ini, KSEI ingin memfokuskan mengenai Fasilitas Akses Next Generation (Akses Next-G) yang telah diimplementasikan.

Pengembangan AKSes Next-G meliputi proses log-in yang mudah, cukup dengan menggunakan alamat email.

Pengguna Akses Next-G pun tidak terbatas pada investor saja tetapi juga masyarakat secara umum.

Perubahan lain pada AKSes Next-G terdapat pada laman Beranda atau Home yang lebih dinamis dengan informasi yang lebih menarik dengan menampilkan running trade, aktivitas pasar modal, dan headline berita atau artikel terkait pasar modal.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved