Berita Kalteng

Lalai Memasak Air Rumah Pegiat Penanggulangan AIDS Terbakar, Kerugian Diperkirakan Capai Rp 400 juta

Warga yang bermukim di Jalan Simpang Kelurahan Palangka Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya, Jumat (26/7/2019) geger.

Lalai Memasak Air Rumah Pegiat Penanggulangan AIDS Terbakar, Kerugian Diperkirakan Capai Rp 400 juta
istimewa/Polres Palangkaraya
Petugas saat memadamkan rumah yang terbakar di Jalan Simpang Kantor Kelurahan Palangka. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Warga yang bermukim di Jalan Simpang Kelurahan Palangka Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya, Jumat (26/7/2019) geger.

Sebuah rumah milik Wiliam Katopo, pegiat penanggulangan Aids, di Kalteng terbakar.

Kebakaran tersebut mengejutkan, warga, karena terjadi pagi menjelang siang saat warga sedang asik beraktivitas di luar rumah.

Bahkan, pemilik rumah pun kaget setelah melihat api membesar dari dapur rumah, hingga akhirnya membakar rumah permanen tersebut.

Informasi dari, Minggus (40), tetangga korban yang saat itu sedang berada di rumahnya, di samping rumah yang terbakar, api terlihat pertama kali dari bagian dapur kemudian meluas ke bangunan utama rumah milik William Katopo dan Mariana Sangkai tersebut.

Baca: Keterkejutan Pablo Benua Diungkap Farhat Abbas Saat Jadi Tersangka Kasus Penggelapan

Baca: Tanda Ranty Maria dan Rayn Wijaya Ikuti Langkah Ammar Zoni dan Irish Bella, Disebut Terlibat Cinlok

Baca: Artis Incaran Nikita Mirzani Setelah Berseteru dengan Rosa Meldianti, Keponakan Dewi Perssik

Baca: Berfoto dengan Pria, Aurel Hermansyah Nonaktifkan Komentar, Pacar Putri Anang-Krisdayanti?

"Apinya memang tampak awalnya dari bagian dapur kemudian menjalar ke bagian tengah," ujarnya.

Informasi terhimpun menyebutkan, rumah milik pasangan William Katopo (67) dan istrinya Mariana Sangkai (60), berasal dari kompor gas yang sedang digunakan untuk merebus air oleh istri William Katopo.

Dduga akibat kelalainnya, api kompor gas yang digunakan untuk merebus air tersebut merembet ke bagian dinding dan membakar rumah.

Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar, membenarkan, pengakuan korban ibu Mariana Sangkai (60), kebakaran terjadi karena kelalaiannya.

Karena, pukul 07.00 dia merebus air dengan mengunakan kompor gas.

"Ibu Mariana, merebus air kemudian ditinggal menyiram tanaman di depan rumah. Karena asyik menyiram tanaman, ibu Mariana lupa sedang merebus air dan baru sadar saat api telah membesar dan membakar dapur.” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut pemilik rumah shock dan belum bisa dimintai konfirmasi oleh polisi, sedangkan, tim inafis dan reskrim sedang mengumpulkan bukti dan saksi-saksi untuk memastikan penyebab kebakaran rumah tersebut.

Kebakaran sebuah rumah permanen di Simpang Jalan Kelud berhasil dipadamkan sejam kemudian setelah petugas kepolisian dan damkar serta masyarakat turut membantu dalam memadamkan api, sedangkan kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp. 400.000.000.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved