Kriminalitas HSS

Aksi Menegangkan Penangkapan Pengedar Narkoba, Sempat Terjadi Pergumulan antara Petugas dan Pelaku

Aksi menegangkan terjadi saat jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan menangkap tiga pengedar sabu di wilayah Amuntai

Aksi Menegangkan Penangkapan Pengedar Narkoba, Sempat Terjadi Pergumulan antara Petugas dan Pelaku
Dari Polres HSU
Lokasi penemuan barbuk 24 paket sabu pelaku Muradi alias Kai 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Aksi menegangkan terjadi saat jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan menangkap tiga pengedar sabu di wilayah Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (25/7) siang.

Dalam aksi ini petugas menangkap tiga orang pengedar yakni Riza (35), M Alfi (37) dan Haidi alias Kai (37) – ketiganya warga Desa Kaludan Besar, RT 02, Kelurahan Kaludan Besar, Kecamatan Bajang, HSU.

Bersama ketiganya, petugas menemukan sabu sebanyak 23 paket siap edar.

Keterangan dihimpun penangkapan ini berawal adanya info peredaran narkoba di sekitaran Amuntai, HSU.

Petugas BNNP Kalsel dipimpin Kasi Penyidikan Kompol Yanto Suparwito kemudian melakukan penyamaran hingga terhubung dengan satu pelaku.

Baca: Suami Siti Badriah Bukan Orang Biasa, Sosok Krisjiana Baharudin yang Taklukkan Sibad

Baca: Miliki Subcriber 31 Juta, Bocah Korsel Ini Bisa Beli Gedung Senilai Rp 153,9 Miliar

Baca: Tulisan Faisal Nasimuddin Diduga untuk Luna Maya, Kode untuk Mantan Ariel NOAH di Agustus ini

Baca: Detik-detik Mencekam Saat Gunung Tangkuban Parahu Erupsi, Langit Berubah Gelap Bikin Panik

Pada Kamis (25/7) siang sekitar pukul 12:00 Wita disepakatilah transaksi di Desa Kaludan Besar RT 002 No 030 Kelurahan Kaludan Besar, Kecamatan Banjang, HSU.

Saat petugas bertemu Haidi alias Kai, tersangka langsung menyerahkan barang terlarang tersebut.

Petugas pun berusaha membekuknya.

Namun Kai melakukan perlawanan hingga bergumul dengan anggota di lokasi.

Saat keributan terjadi, rekan Kai yakni Riza dan M Alfi datang dan bermaksud membantu dengan menyerang anggota menggunakan pisau.

Melihat aksi membahayakan kawanan pengedar tersebut, anggota lainnya ikut turun melakukan pengamanan.

Bahkan petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke udara beberapa kali.

Kaget yang dihadapi adalah petugas, mereka sempat berusaha kabur, namun polisi tak kalah sigap, sehingga langsung dibekuk.

Ketiga pelaku pun pasrah ditangkap oleh petugas dan barang bukti 23 paket sabu juga disita.

Kepala BNNP Kalsel Brigjen Nixon Manurung melalui Kasi Penyidikan Kompol Yanto Suparwito, Jumat (26/7) siang membenarkan jajarannya telah melakukan penangkapan terhadap tiga pengedar narkoba jenis sabu di Amuntai.

Yanto pun tak menampik bahwa pihaknya sempat mengeluarkan tembakan peringatan berkali-kali.

Ini setelah sebelumnya saat anggota bergumul dengan satu tersangka Kai.

Saat itu tersangka lainnya Riza yang mendengar ribut-ribut datang dengan membawa pisau bersama M Alfi.

“Anggota sempat mengeluarkan tembakan beberapa kali dan para tersangka kabur. Pelaku sempat membuang pisau ke kolam namun kami temukan. Ketiganya juga berhasil ditangkap," ucap Yanto.

Dari penangkapan ini pihaknya temukan 23 paket sabu dengan berat kotor 13,49 gram.

Yanto menuturkan satu tersangka Riza adalah residivis kasus pembunuhan dengan vonis 20 tahun dan baru keluar 4 tahun lalu.

Selain itu dalam penggeledahn ini pihaknya juga temukan pistol mainan dan beberapa senjata tajam di rumah tersangka.

Editor: Edinayanti
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved