Selebrita

KPI Beri Sanksi Brownis karena Wendy Tirukan Dorce, Bukan Seniman 'Dua Wajah' Hudson

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengklarifikasi teguran tertulis terhadap program siaran Brownis TransTV yang dilayangkan pada Rabu (23/7/2019)

KPI Beri Sanksi Brownis karena Wendy Tirukan Dorce, Bukan Seniman 'Dua Wajah' Hudson
Kompas.com/SHERLY PUSPITA
Dokumentasi KPI. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengklarifikasi teguran tertulis terhadap program siaran Brownis TransTV yang dilayangkan pada Rabu (23/7/2019).

Teguran itu dilayangkan karena KPI melihat program ini melanggar aturan pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran (P3SPS) KPI Tahun 2012.

Adapun, pelanggaran itu berupa adegan seorang pria yang memakai busana dan riasan layaknya seorang wanita.

Tayangan tersebut disiarkan pada 13 Juni 2019 pukul 13.17.

Baca: Resmi Menikah Ketiga Kalinya, Donna Harun Terlihat Cantik dengan Balutan Kebaya, Bikin Iri Ashanty

Baca: Prilaku Aneh Ria Ricis, Tiba-tiba Ingin Pamit dan Sebut Akhir-akhir Ini Pikirannya di Luar YouTube

Baca: Kalahkan Video Luna Maya, Faisal & Ariel Noah, Salon Terburuk di Kota Gadis Ini Trending Youtube


Hudson Prananjaya dalam dandanan panggung(SLAMET PRIYATIN)

Namun, banyak yang mengira teguran itu ditujukan pada seniman "dua wajah" Hudson.

KPI menegaskan pria berbusana dan merias diri layaknya perempuan yang dimaksud dilakukan oleh Wendy "Cagur", bukan penyanyi Hudson yang kebetulan menjadi bintang tamu pada acara itu.

Seperti dikutip dari situs kpi.go.id, Komisioner KPI bidang Pengawasan Isi Siaran periode 2016-2019 Mayong Suryo Laksono mengatakan, penampilan Wendy layaknya perempuan tersebut dinilai melanggar karena menirukan Dorce dan menjadi bahan olok-olokan.


Komedian Wendy Cagur saat ditemui usai tampil di salah satu acara stasiun televisi swasta di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2018).(KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA)

"Peniruan dan dirinya menjadi bahan olok-olokan itulah yang kami nilai telah melanggar aturan," ucap Mayong seperti dikutip Kompas.com, Sabtu (27/7/2019).

Menurut Mayong, klarifikasi ini dilakukan agar tidak menimbulkan mispersepsi publik atas keputusan yang diambil lembaganya.

"Kami khawatir ini akan jadi spekulasi bahwa KPI melarang penampilan seniman seperti Hudson, Didik Nini Towok, dan yang lainnya. Padahal tidak ada niatan kami untuk melarang penampilan seni seperti itu," ujar Mayong.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved