OTT KPK

Terjaring OTT KPK, Bupati Kudus Ternyata Pernah Terjerat Kasus Korupsi

Hakim Pengadilan Negeri Kudus menjatuhkan vonis pidana satu tahun dan sepuluh bulan penjara atau 22 bulan pada Februari 2015.

Terjaring OTT KPK, Bupati Kudus Ternyata Pernah Terjerat Kasus Korupsi
(TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI)
Bupati Kudus M Tamzil saat ke Pendopo Kabupaten Kudus, Senin (30/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Bupati Kudus, Muhamad Tamzil dan delapan orang lainnya ditangkap KPK dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT), Jumat (26/7/2019).

Diduga, terjadi transaksi suap jual beli jabatan yang melibatkan Tamzil dan sejumlah calon kepala dinas setempat.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) itu, KPK juga mengamankan sejumlah uang yang totalnya masih dihitung.

Transaksi tersebut diduga suap pengisian jabatan.

Saat ini, Tamzil dan delapan orang lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif selama 1x24 jam untuk menetapkan status hukumnya.

Baca: Martapura FC Ajukan Permohonan Laga Kandang Digelar Malam, ini Alasannya

Baca: Bank Kalsel Bakal Go Publik di Pendanaan Pasar Modal

Baca: Klasemen & Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019 Pekan 11 Sabtu (27/7) : PSS Sleman vs Barito, MU vs BL

Baca: Cerita Pilu Selingkuhan Pablo Benua, Areeya Jason Siapkan Pernikahan Pablo dan Rey Utami

Ternyata, Tamzil pernah terjerat kasus yang sama beberapa tahun lalu.

Saat itu, di posisinya sebagai bupati Kudus periode 2003-2008, ia melakukan korupsi dana bantuan sarana dan prasaran pendidikan Kabupaten Kudus tahun anggaran 2004-2005. Namun, perkaranya baru ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus pada 2014.

Hakim Pengadilan Negeri Kudus menjatuhkan vonis pidana satu tahun dan sepuluh bulan penjara atau 22 bulan pada Februari 2015.

Dalam kasus itu, Tamzil juga dikenakan denda sebesar Rp 100 juta atau setara dengan tiga bulan kurungan.

Dalam putusannya itu, hakim menyimpulkan bahwa Tamzil telah terbuti bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama. Secara umum, hakim sependapat dengan jaksa dari Kejaksaan Negeri Kudus.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved