Lifestyle

Baca Buku Warisan Ibu, Daffa DibikinTerpesona Tentang Sidratul Muntaha

Buku yang spesial menurut Daffa adalah satu buku milik almarhumah ibunya, sebuah buku tasawuf modern karya Agus Mustofa.

Baca Buku Warisan Ibu, Daffa DibikinTerpesona Tentang Sidratul Muntaha
istimewa
Gusti Akhmad Daffa Rajasa book lover 3 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seiring bertambahnya usia, biasanya bahan bacaan yang disukai seseorang akan bertambah temanya. Seperti halnya pemuda ini yang awalnya senang novel kini bertambah suka buku sejarah.

Gusti Akhmad Daffa Rajasa, mahasiswa STIE Pancasetia Banjarmasin Jurusan Manajemen, menyatakan beberapa tahun yang lalu ia memang suka membaca novel-novel fiksi remaja.

"Saat membaca novel, kita dapat menikmati serunya menjajaki alam khayal yang seolah terbang jauh," ungkap pemuda kelahiran Banjarmasin, 10 Juli 2000 ini.

Daffa memiliki beberapa novel fiksi dari beberapa penulis; Fiersa Besari, Wirasakti Setyawan dan Istiana.

"Sebenarnya saya bukan penggemar berat seorang penulis, hanya kondisional saja. Jika buku tersebut menarik, pasti saya beli, apalagi membaca itu bukan kegiatan yang sia-sia," selorohnya.

Baca: BMKG Tjilik Riwut : Kekeringan Kalteng Sampai Oktober Dipengaruhi El Nino

Baca: Banjar Raih Tiga Penghargaan, Kembali Terima Penghargaan Kabupaten Layak Anak

Baca: Lihat Pernikahan Siti Badriah Bikin Sule Ngebet Ingin Nikah, Naomi Zaskia : Doakan Saja

Baca: Dijinkan Kenakan Bawahan Rok Perempuan di Sekolah, Begini Penampilan Siswa Laki-laki di Taiwan

Namun dalam tiga tahun terakhir, ia mulai menggandrungi buku-buku sejarah dan asal-usul daerah, antara lain sejarah Kesultanan Banjar, asal-usul budaya daerah dan juga sejenis buku refleksi gambaran daerah Kalsel dulu dan sekarang.

Buku sejarah dan pengetahuan umum lainnya selain milik pribadi juga ia nikmati dari koleksi kakeknya yang punya perpustakaan mini di rumah.

"Senang membuka-buka buku koleksi kakek. Semakin penasaran ingin mengetahui berbagai hal baru," terang putra dari Muthmainnah (almh) dan Gusti Lesmana Soerya Alam ini.

Dalam satu hari, ia bisa menghabiskan dua jam fokus membaca, apalagi jika sudah masuk dalam dunia imajinasi, kemungkinan besar satu buku akan habis dibaca dalam hitungan jam.

Sejak kelas 6 SD, Daffa senang membaca buku dan semakin candu buku saat kelas 12 SMA. Apalagi kala itu ia dapat teman baik sesama penyuka membaca dan menulis.

Halaman
12
Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved