Berita Dunia

Dijinkan Kenakan Bawahan Rok Perempuan di Sekolah, Begini Penampilan Siswa Laki-laki di Taiwan

Mendorong kesetaraan gender di negara itu, sebuah SMA di Taiwan kini telah menerapkan kebijakan seragam netral-gender.

Dijinkan Kenakan Bawahan Rok Perempuan di Sekolah, Begini Penampilan Siswa Laki-laki di Taiwan
Says.com
Siswa laki-laki di SMA Banqiao diperbolehkan menggunakan rok di sekolah 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Setelah menjadi negara pertama di Asia yang melegalkan pernikahan sesama jenis sejak Mei tahun lalu, kini kebijakan Taiwan tersebut didukung oleh salah satu sma di negara itu.

Mendorong kesetaraan gender di negara itu, sebuah SMA di Taiwan kini telah menerapkan kebijakan seragam netral-gender.

Artinya, Anak-anak laki di sekolah tersebut diizinkan untuk mengenakan rok seperti siswi perempuan.

Kebijakan ini diterapkan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Banqiao yang terletak di New Taipei City.

Reuters menyebutkan, kebijakan tersebut merupakan sebuah langkah langka di Asia di mana nilai-nilai tradisional masih dijunjung tinggi.

Baca: Terlihat Mesra di Pernikahan Siti Badriah, Naomi Bingung Kenapa Pilih Sule Jadi Kekasih

Baca: Namanya Masuk Bursa Pilwakot Solo, GIbran Mengaku Masih Fokus Urus Bisnis

Baca: Anak Nunung Terus Menangis di Kamar dan Peluk Bantal Ibunya, Kondisinya Masih Syok

Baca: Pasangan Cinta Terlarang Kakak Adik Ini Ternyata Menanti Anak Ketiga, Bagini Psikologis Si Cewek

Keputusan sekolah itu dipandang memperkuat reputasi Taiwan sebagai suar liberalisme di Asia setelah melegalkan pernikahan sesama jenis.

Aturan seragam sekolah sebelumnya, siswa laki-laki diharuskan untuk mengenakan celana panjang, sedangkan siswa perempuan mengenakan rok.

Namun aturan tersebut akan diganti dengan kebijakan seragam netral gender yang mulai diberlakukan pada 30 Agustus.

"Ini untuk meningkatkan otonomi siswa dalam memilih seragam mereka sambil menghormati hak-hak mereka," kata perwakilan SMA Banqiao yang dikutip Grid.ID dari Says, Sabtu (27/7/2019).

Pejabat Departemen Pendidikan Taiwan dilaporkan menyambut positif keputusan sekolah itu.

"Ini adalah langkah progresif yang merangkul keberagaman,"ungkapnya.

Baca: KPI Beri Sanksi Brownis karena Wendy Tirukan Dorce, Bukan Seniman Dua Wajah Hudson

Baca: Konser di Festival Banjarmasin Baiman, Vokalis Wali: Banjarmasin Bikin Ulun Karindangan

Baca: Resmi Menikah Ketiga Kalinya, Donna Harun Terlihat Cantik dengan Balutan Kebaya, Bikin Iri Ashanty

"Ini terutama akan memberi remaja waria kebebasan untuk memilih apa yang ingin mereka kenakan di sekolah," ujar Du Sih Cheng, Pimpinan Advokasi Kebijakan di Asosiasi Hotline Tongzhi Taiwan, organisasi non pemerintah yang pro-LGBT.

Du Sih Cheng berharap langkah SMA Banqiao dapat diikuti oleh lebih banyak sekolah lainnya di Taiwan.

(*)

Editor: Hari Widodo
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved