Ekonomi dan Bisnis

Kembangkan Tambang Bawah Tanah, Panjang Tambang Freeport Membentang 1000 Km

PT Freeport Indonesia saat ini tengah dalam masa transisi untuk mengembangkan tambang bawah tanah.

Kembangkan Tambang Bawah Tanah, Panjang Tambang Freeport Membentang 1000 Km
Freeport Indonesia
Fasilitas pencampuran tailing dan semen (paste plant) untuk pengisian lubang bukaan (pastefill) hasil penambangan di tambang bawah tanah di tambang Freeport Indonesia di Papua. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TEMBAGAPURA - PT Freeport Indonesia terus mengembangkan tambang bawah tanah yang telah berlangsung sejak 2004.

Nantinya perusahaan yang terafiliasi dengan Inalum ini akan memiliki total empat tambang bawah tanah. 

Tony Wenas, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia menjelaskan pengembangan tambang bawah tanah sudah dilakukan sejak 2004 silam dan menyerap investasi US$ 6 miliar.

Pada tahun ini, pengembangan tambang bawah tanah DMLZ dan GBC juga akan menyerap investasi US$ 1 miliar. 

Baca: Begini Scene Detik-detik Kematian Iron Man yang Dihapus dari Avengers:Endgame

Baca: Kisah Nenek Penjual Kue Keliling Naik Haji, 15 Tahun Sisihkan Hasil Dagangan

Baca: Galuh Banjar Berparas Cantik Merasakan ini Saat Membantu Proses Melahirkan

Baca: Batu Sebesar Bola Sepak Diduga Meteorit Jatuh dari Langit ke Sawah Kejutkan Petani di India

"Ini total panjang terowongan bawah tanah kami saja 700 km kalau disambingkan semua. Itu nantinya akan menjadi 1000 km itu pada saatnya nanti maksimal akan segitu, ini merupakan tambang bawah tanah terbesar di dunia," ujarnya di Tembagapura, Sabtu (27/7/2019)

Ia mengatakan bahwa dalam jangka panjang perusahaan juga akan menginvestasikan dana sekitar US$ 15 miliar untuk 23 tahun ke depan. Menurutnya itu merupakan bagian dari rencana Freeport untuk beralih dari open pit ke underground mine.

"Investasi banyak kalau mau dijabarin, tetapi capex untuk development tambang bawah tanah. Semuanya itu kalau mau detil panjang sekali (penjabarannya), banyak sekali tetapi mayoritas untuk (tambang bawah tanah) semua itu," lanjutnya.

Baca: KalselPedia: Jalur Disabilitas dan Ruang Laktasi Lapas Banjarbaru

Baca: Pengisi Suara Karakter Kartun Minnie Mouse, Russi Taylor Tutup Usia

Baca: Olah Pakan Ayam dari Limbah Tahu, Mahasiswa Politala Ini Sukses Sabet Juara 2 Ajang Nasional

Selain pengembangan tambang bawah tanah, perusahaan ini juga tengah mengerjakan smelter di Gresik, Jawa Timur. Sampai dengan awal tahun, Tony menjelaskan progresnya baru mencapai 3,86% dan akan terus dikerjakan secara bertahap.

"Tanah itu sudah matang semuanya dan front end engineering design sedang tahap finalisasi. Memang kurva s itu landai dulu, baru kemudian naik signifikan pada saat konstruksi fisiknya dimulai," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Tambang bawah tanah Freeport bakal membentang 1.000 km

Editor: Hari Widodo
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved