Piala Indonesia
Komentar PSSI Sikapi Ditundanya Laga PSM Makassar vs Persija Leg 2 Final Piala Indonesia
Komentar PSSI Sikapi Ditundanya Laga PSM Makassar vs Persija Leg 2 Final Piala Indonesia
Penulis: Rahmadhani | Editor: Rendy Nicko
Menolak Bermain, Laga PSM Makassar vs Persija Jakarta Leg Kedua Final Piala Indonesia 2018
BANJARMASINPOST.CO.ID - PSM Makassar seyogyanya akan giliran menjamu Persija Jakarta dalam leg kedua final Piala Indonesia, Minggu (27/7/2019).
Laga PSM Makassar vs Persija Jakarta dijadwalkan disiarkan langsung dan live streaming RCTI mulai pukul 15.30 WIB.
Namun, laga PSM Makassar vs Persija Jakarta di leg kedua final Piala Indonesia ditunda hanya beberapa jam jelang pertandingan dimulai.
Dilansir Bpost Online dari laman resmi PSSI, PSSI memutuskan untuk menunda pelaksanaan partai final kedua Kratingdaeng Piala Indonesia antara tuan rumah PSM Makassar dan Persija Jakarta.
Baca: Jadwal Siaran Langsung PSM Makassar vs Persija Final Piala Indonesia Leg 2 di RCTI dan Jawapos TV
Baca: Kekecewaan Gubernur & Pentolan Suporter PSM Makassar ke PSSI Pasca Final Piala Indonesia Ditunda
Baca: Balasan PSM Makassar Atas Sikap PSSI yang Tunda Final Piala Indonesia PSM vs Persija, Ini 4 Poinnya
Baca: Kronologi Final Piala Indonesia PSM Makassar vs Persija Jakarta Ditunda, Ratu Tisha Ungkap Alasannya
Baca: FINAL Piala Indonesia Ditunda! Live Streaming PSM Makassar vs Persija di RCTI & Jawapos TV Batal
“Atas dasar pertimbangan keamanan dan kenyamanan, laga final kedua Kratingdaeng Piala Indonesia kami tunda,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.
Menurut Tisha, PSSI akan segera memutuskan waktu dan tempat pelaksanaan pertandingan final kedua secepatnya. “PSSI mempercayakan pengembangan sepak bola di Makassar,” jelas Tisha.
PSSI juga mengajak suporter kedua tim untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan fairplay. Keamanan dan kenyamanan pertandingan menjadi tanggung jawab kita bersama.
Dilansir Bpost Online dari Tribun Timur, padahal suporter telah memadati Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Minggu (28/7/2019).
Suporter PSMMakassar sangat kecewa dengan keputusan PersijaJakarta yang dikabarkan menolak datang ke Stadion Mattoanging, Makassar.
Macam Kemayoran dikabarkan menolak datang untuk menghadapi PSM di partai final Piala Indoensia 2018 yang terlaksana di Mattoanging
Diumumkan Saat Suporter Sudah Berkumpul
Dilansir Bpost Online dari Tribun Timur suporter telah memadati Stadion Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Minggu (28/7/2019).
Beberapa jam sebelum pertandingan, Ketua Local Organizing Committe (LOC) PSM Makassar, Ali Gauli Arief, masuk lapangan dengan membawa pengeras suara.
Ia menginformasikan kepada seluruh suporter yang sudah hadir bahwa, pertandingan ditunda.
"Assalamu alaikum, diinformasikan kepada seluruh penonton, pertandingan leg kedua ditunda," kata Ali Gauli dikutip BPost Online dari Tribun Timur.
"Ini dikarenakan Persija Jakarta tidak ingin bermain di Mattoanging Makassar pasca insiden kemarin," jelasnya menambahkan.
Saat dikonfirmasi ke media officer PSM, penundaan sampai kapan ? Mereka pun tak mengetahui.
Proses negosiasi dilakukan agar pertandingan tetap dilangsungkan.
Saat ini punggawa Laskar Pinisi sudah berada di stadion.
Baca: Kekecewaan Gubernur & Pentolan Suporter PSM Makassar ke PSSI Pasca Final Piala Indonesia Ditunda
Anak asuh Darije Kalezic masuk ke lapangan. Namun mereka tidak melakukan pemanasan.
Pelemparan Bus
Suasana panas sudah terjadi sehari sebelum pertandingan.
Rombongan bus Persija Jakarta harus mengalami nasib sial ketika ingin melakukan official training di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/7/2019).
Bus yang mengangkut para pemain PersijaJakarta pecah kaca saat diperjalanan.
Kejadian itu terlihat dari akun Instagram Ramdani Lestaluhu yang meng-uploadsebuah momen video saat kejadian berlangsung.
Dari video yang dilihat BolaSport.com, para pemain Persija Jakarta seperti Rezaldi Hehanussa dan Heri Susanto harus berlindung di balik kursi, seperti dilansir Bpost Online dari Bolasport.
Bahkan ada satu korban dari masseur Persija Jakarta, Aditya Julistyawan, yang dikabarkan terkena pecahan kaca.
Beberapa benda tumpul pun masuk ke dalam bus Persija Jakarta.
Baca: Kekecewaan Gubernur & Pentolan Suporter PSM Makassar ke PSSI Pasca Final Piala Indonesia Ditunda
Baca: Balasan PSM Makassar Atas Sikap PSSI yang Tunda Final Piala Indonesia PSM vs Persija, Ini 4 Poinnya
Entah belum diketahui siapa yang melakukan pelemparan benda tumpul ke kaca bus Persija Jakarta.
Namun yang pasti tim asuhan Julio Banuelos itu akhirnya bisa sampai di Stadion Andi Mattalatta.
Ketika sampai di Stadion Andi Mattalatta, ada pelemparan botol yang juga dilakukan oleh oknum pendukung PSM Makassar.
Botol tersebut terlihat mengenai kepala dari videografer Persija Jakarta, Yudhistira.
Belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak Persija Jakarta saat ini.
Teror di Penginapan
Persija Jakarta mendapatkan teror yang diduga dari oknum suporter PSM Makassar pada Sabtu (27/7/2019) dini hari.
Segelintir orang terlihat mendatangi hotel penginapan Persija Jakarta dengan menggunakan motor dan menyalakan petasan.
Terkait kabar itu, pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, membenarkan bahwa semalam ada teror dari beberapa oknum pendukung PSM Makassar.
Ia cukup kaget karena ketika sedang tidur ada bunyi petasan di hotel penginapan PersijaJakarta.
"Memang benar kemarin saya tidur dari jam 10 malam tapi saya kebangun karena ada petasan, ditambah ada motor yang geber-geber," kata Riko Simanjuntak di Makassar, Sabtu (27/7/2019).
Meskipun demikian, teror yang dilakukan oknum suporter PSM Makassar dianggap biasa saja oleh Riko Simanjuntak.
Pemain bernomor punggung 25 itu ingin membalasnya dengan menampilkan permainan terbaik demi bisa membawa Persija Jakarta juara.
"Saya rasa sebagai pemain tidak masalah akan hal itu dan yang paling penting kami akan memberikan yang terbaik kepada Persija Jakarta seta mengeluarkan kemampuan terbaik," kata Riko Simanjuntak.
"Yang di luar itu kami tidak mau pikirkan karena kami fokus ke tim sendiri," ujar eks pemain Semen Padang itu.
Persija Minta Ditunda
Sebelumnya, hingga Minggu (28/7/2019) dini hari, belum ada kepastian akan pertandingan leg kedua final Piala Indonesia 2018 antara PSM vs Persija.
Sesuai jadwal pertandingan final leg kedua ini akan dilangsungkan di Stadion Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/7/2019) pukul 16.30 WIta/15.30 WIB.
Namun, sehari jelang laga, wacana untuk memainkan laga di tempat netral bergulir.
Hal ini dipicu pelemparan bus pemain Persija Jakarta saat menuju Stadion Mattoanging untuk latihan Sabtu (27/7/2019) sore.
Lantas Manajer Persija Jakarta, Ardhi Djahjoko melaporkan hal tersebut kepada pihak PSSI.
Baca: Kekecewaan Gubernur & Pentolan Suporter PSM Makassar ke PSSI Pasca Final Piala Indonesia Ditunda
Baca: Balasan PSM Makassar Atas Sikap PSSI yang Tunda Final Piala Indonesia PSM vs Persija, Ini 4 Poinnya
Baca: Kronologi Final Piala Indonesia PSM Makassar vs Persija Jakarta Ditunda, Ratu Tisha Ungkap Alasannya
Laporan tersebut diajukan dalam memindahkan laga beserta venue, dilaksanakan di tempat netral.
Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim mengatakan, sampai Minggu (28/7/2019) subuh, PSSI belum memutuskan permintaan manajer Persija.
"Sampai sekarang (pukul 03.00 WITa) belum belum ada keputusan resmi, apakah ditunda atau lanjut. Tadi meeting dihadiri kapolrestabes, pak walikota, pihak Persija, PSM, PSSI dan perwakilam suporter," ucap Sulaiman Abdul Karim dikutip BPost Online dari Tribun Timur.
Sementara CEO PSM Munafri Arifuddin, bahkan menjamin keamanan untuk tim tamu Persija Jakarta dan The Jak Mania jika tetap akan digelar har ini.
Dikutip dari BolaSport.com, pria yang akrab disapa Appi itu telah meminta dikerahkan 2.000 personel keamanan untuk laga PSM Makassar vs Persija Jakarta.
Appi kecewa dengan adanya oknum yang melakukan pelemparan batu kepada bus pemain Persija Jakarta seusai official training di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (27/7/2019).
Ia berharap kejadian itu tidak akan terulang lagi pada pertandingan nanti.
“Kami akan melakukan penambahan ekstra keamanan agar kejadian ini tidak terulang lagi,” kata Appi seusai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/7/2019).
“Kami tidak tahu kerusuhan itu datangnya dari mana dan siapa yang melakukan itu sehingga kami meminta kepada seluruh petugas keamanan agar mencari orang itu dan kami akan bertindak tegas,” ucap Appi menambahkan.
Appi lebih lanjut mengatakan, sepak bola itu merupakan ajang bertemu untuk menjalin persahabatan.
Ia juga meminta kepada suporter PSM Makassar agar tidak mudah terpancing emosinya saat pertandingan nanti.
Tingkah laku suporter ataupun oknum itu akan merugikan PSM Makassar ke depannya.
Appi juga akan meminta PSSI untuk tetap menggelar pertandingan tersebut setelah Persija Jakarta dikabarkan meminta jadwal ulang.
“Kami menjamin di Makassar tidak ada kejadian kerusuhan. Permainan sepak bola merupakan permainan 2x45 menit dan setelah itu tidak ada apa-apa," katanya.
“Itu kami jamin sejak dari awal. Sepak bola kita harus bersih dari segala kegiatan kekerasan baik di dalam maupun luar lapangan. Ini yang saya sampaikan kepada seluruh kelompok suporter,” ucap Appi.
Kapolrestabes Makassar Temui Persija
Sementara itu, bagian dari tanggung jawab akan keamanan pelaksanaan laga final leg 2 Piala Indonesia 2018, Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, tidak tinggal diam.
Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo berinisiatif dengan berkoordinasi menemui pihak Persija Jakarta setelah insiden pelemparan bus di Stadion Mattoanging, Sabtu (27/7/2019).
Sebagai komitmen pihak pengamanan dan pemberi izin pelaksanaan pertandingan, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo mendatangi hotel tempat tim Persija menginap, Minggu (28/7/2019) dini hari.
Ketika dikonfirmasi tribun-timur.com, Kombes Wahyu membahas soal pengamanan maksimal yang akan diberikan untuk tim Persija Jakarta.
Kombes Wahyu bahkan menjamin keamanan dari seluruh pemain, pelatih, hingga offisial Persija menjelang leg II final Piala Indonesia.
"Kedatangan kami disambut positif oleh pihak Persija Jakarta. Poin utamanya tetap kami bahas soal jaminan keamanan untuk tim Persija," kata Kombes Wahyu.
"Kami yakinkan ke manajemen Persija bahwa aparat siap amankan pelaksanaan pertandingan besok," ujar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, pada Minggu (28/7/2019).
Sebagai bentuk keseriusan Polrestabes Makassar dan Panpel Pertandingan PSM, hotel tempat tim Persija menginap dijaga ketat.
"Persija Jakarta sangat postif, mereka positif sekali," kata Wahyu kepada tribun, Minggu (28/7/2019) dini hari.
Persija Jakarta datang ke Makassar dengan bermodal kemenangan 1-0 atas Juku Eja pada legpertama final Piala Indonesia 2018.
Macan Kemayoran hanya membutuhkan hasil imbang dan tidak kalah dengan margin dua gol untuk menjadi juara.
Baca: Kekecewaan Gubernur & Pentolan Suporter PSM Makassar ke PSSI Pasca Final Piala Indonesia Ditunda
Baca: Balasan PSM Makassar Atas Sikap PSSI yang Tunda Final Piala Indonesia PSM vs Persija, Ini 4 Poinnya
Baca: Kronologi Final Piala Indonesia PSM Makassar vs Persija Jakarta Ditunda, Ratu Tisha Ungkap Alasannya
Baca: FINAL Piala Indonesia Ditunda! Live Streaming PSM Makassar vs Persija di RCTI & Jawapos TV Batal
(banjarmasinpost.co.id/ rahmadhani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pemain-psm-makassar-mencoba-menghalau-tendangan-pemain-persija-jakarta.jpg)