Portal Jembatan

Portal Jembatan Seribu Tak Ada, Mobil Muatan Berat Bisa Melintas, Pengguna Jalan Khawatir ini

Pemandangan berbeda tampak terlihat di Jembatan Seribu Kuin Utara Kecamatan Banjarmasin Utara Kalsel, Sabtu (27/7).

Portal Jembatan Seribu Tak Ada, Mobil Muatan Berat Bisa Melintas, Pengguna Jalan Khawatir ini
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Minggu (28/7/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemandangan berbeda tampak terlihat di Jembatan Seribu Kuin Utara Kecamatan Banjarmasin Utara Kalsel, Sabtu (27/7).

Kali ini bukan karena padatnya lalu lalang kendaraan di jembatan putih atau akses penghubung lainnya membentang di Kuin Utara dan Selatan menjalani perbaikan beberapa waktu belakangan tadi, melainkan tidak adanya lagi portal ketinggian yang semula terpasang sebagai pembatas lalu lalang mobil bermuatan berat di Jembatan Seribu Kuin Utara.

Seorang pengguna jalan, Didi membenarkan atas kondisi tersebut.

Menurutnya ketidakadaan portal pembatas itu baru ia temui sejak Sabtu pagi tadi.

"Saya lupa kalau kemarin (Jumat, red), apakah ada atau tidaknya. Tapi yang jelas, Sabtu pagi tadi pas saya lewat, sudah tidak melihat lagi portal tersebut," jelasnya.

Baca: Saingi Luna Maya, Istri Wagub Ini Disebut Mirip Suzanna Saat Kenakan Kebaya Hitam

Baca: Demi Jodoh Ayu Ting Ting Ikuti Ritual di Pernikahan Tania Nadira, Mimpi Sahabat Ivan Gunawan

Baca: Sindiran Pedas Nikita Mirzani Saat Barbie Kumalasari Pamer Tabungan Bank Amerika, Istri Galih Pamer

Baca: Gunung Tangkuban Perahu Erupsi, Sejak 1829-2019 Pernah Terjadi 13 Kali Letusan

Meski tidak mengetahui persis penyebab lepasnya portal pembatas ketinggian, namun Didi mengaku cukup menyayangkannya.

Portal ketinggian yang semestinya bisa membatasi lalu lalang truk atau mobil besar lainnya melintas di jembatan itu, justru diprediksi semakin leluasa.

"Karena yang portalnya ada saja, terkadang masih banyak truk melintas di jembatan itu. Gimana nanti portalnya sudah tidak ada satu gitu," ujarnya.

Sementara kondisi tersebut justru bertolak belakang dengan harapan pemerintah yang ingin memperpanjang usia Jembatan Seribu.

Terlebih dengan melarang mobil bermuatan berat, mengingat kondisi Jembatan yang tidak kokoh lagi, dikhawatirkan justru membahayakan bagi pengendara ke depannya.

"Kan portal yang ada saja, kadang masih banyak truk yang melintas tuh. Apalagi nanti tidak ada. Sementara, semakin banyak truk melintas, otomatis usia jembatan yang sudah tidak kokoh, justru mempercepat masa pakai. Masa pakai singkat, ya apa tidak membahayakan, bila jembatan tiba-tiba roboh, " ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Sari, warga HKSN Kecamatan Banjarmasin Utara, terlebih ketika masih proses perbaikan di Jembatan Putih Kuin Utara masih dilaksanakan.

Namun menurutnya beban jembatan seribu sedikitnya berkurang dibanding beberapa bulan yang lalu.

Akses tersebut yang semula menjadi satu-satunya penyebrangan terdekat warga Kuin Utara dan Selatan, kini bisa terbantukan.

"Karena untuk Jembatan Putih, Alhamdulilah baru tadi bisa dilintasi pengendara roda dua. Lain hal pada beberapa bulan sebelumnya, kepadatan kendaraan justru tertuju di Jembatan Seribu," jelasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved