Studi Terbaru Baru Temukan Pengguna Gadget Berisiko Alami Kegemukan karena Faktor ini

Jika kamu termasuk orang yang sulit berpisah dari gawai, kemungkinan besar dalam beberapa tahun terakhir ini kamu mengalami kenaikan berat badan

Studi Terbaru Baru Temukan Pengguna Gadget Berisiko Alami Kegemukan karena Faktor ini
THINKSTOCK.COM
anak main gadget 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jika kamu termasuk orang yang sulit berpisah dari gawai, kemungkinan besar dalam beberapa tahun terakhir ini kamu mengalami kenaikan berat badan atau kegemukan.

Seperti halnya orang yang kebanyakan nonton TV, mereka yang setiap harinya selalu memandang gadget juga kurang aktif bergerak.

Tak heran jika lama-lama berat badan bertambah.

Menurut temuan studi baru yang dipresentasikan di American College of Cardiology’s Latin American Conference pekan ini, fenomena kegemukan pada pengguna gadget itu adalah orang muda.

Studi tersebut meneliti 1.060 mahasiswa dari Universitas Simon Bolivar, yang terdiri dari 700 perempuan dan 360 laki-laki dengan rata-rata berusia 19-20 tahun.

Baca: Cut Meyriska Bantah Pernikahan dengan Roger Danuarta, Sebut Hoax Meski Foto Prewedding Tersebar

Baca: Kejiwaan Anak Fairuz A Rafiq dan Galih Ginanjar Terpengaruh Kasus Ikan Asin? King Faaz Minta Ini

Baca: Soal Pelakor Dewi Perssik Berikan Ancaman pada Angga Wijaya, Tante Rosa Meldianti Bakal Begini

Para peneliti menemukan, peserta yang menggunakan smartphone selama lima jam atau lebih, dua kali lebih mungkin minum lebih banyak minuman manis, makanan cepat saji, permen, makanan ringan.
Mereka berisiko 43 persen lebih tinggi mengalami kenaikan berat badan.

"Jumlah waktu seseorang terpapar pada penggunaan teknologi--khususnya memakai ponsel dan gawai--dikaitkan dengan obesitas," kata penulis studi utama Mirary Mantilla-Morrón.

Hal ini dipicu oleh penurunan aktivitas fisik harian dan meningkatnya kesenangan akan makanan ringan yang tidak sehat.

"Menghabiskan terlalu banyak waktu di depan smartphone memfasilitasi perilaku tidak aktif, mengurangi waktu aktivitas fisik, yang justru meningkatkan risiko kematian dini, diabetes, penyakit jantung, kanker, ketidaknyamanan osteoarticular dan gejala muskuloskeletal,” tulis laporan tersebut.

Ini bukan pertama kalinya penggunaan smartphone dikaitkan dengan kenaikan berat badan:

Pada bulan Februari, misalnya, sebuah penelitian menemukan orang yang makan sambil melihat smartphone mengonsumsi lebih banyak kalori.

Penggunaan smartphone yang berlebihan juga dikaitkan dengan kebutaan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Risiko Kegemukan pada Pecinta Gawai "

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved