Kriminalitas Regional

5 Fakta Pernikahan Sedarah yang Diharamkan Agama, Hamili Adik Kandung & Keluarga Mengungsi Ketakutan

Pemerintah Kabupaten Luwu tidak tinggal diam terkait kasus pernikahan sedarah antara AA dan BI yang masih berstatus saudara kandung.

5 Fakta Pernikahan Sedarah yang Diharamkan Agama, Hamili Adik Kandung & Keluarga Mengungsi Ketakutan
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi pernikahan. 

2. Baru pertama kali terjadi di Luwu


Satuan Reserse Kriminal Polres Luwu, Sabtu (27/07/2019) mengamankan dan memintai keterangan AA pelaku yang diduga melakukan cinta terlarang dengan adik kandungnya sendiri. Foto : Humas Polres Luwu (MUH. AMRAN AMIR S. HUT)

Nursami menjelaskan, kasus pernikahan antar saudara sekandung itu menjadi yang pertama kali di Luwu.

Untuk itu, Nursamsi mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan unsur pimpinan di Pemerintah Kabupaten Lawu. Koordinasi ini dilakukan seiring dengan penyelidikan di lapangan.

"Yang jelas kami tetap ada penanganan seperti apa ke depannya dan koordinasinya harus tepat," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Kepolisian Sektor Belopa didukung Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Luwu mengamankan 2 bersaudara warga jalan Andi Takke, Desa Lamunre Tengah, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, yang diduga terlibat cinta terlarang kakak adik.

3. Ibu kandung AA dan BI terpaksa diungsikan

Ilustrasi
Ilustrasi (scmp.com)

AR mengatakan, kondisi ini membuat ia dan keluarga besarnya malu dan terpukul. Pihak keluarga pun terpaksa memindahkan ibu kandungnya ke daerah lain.

“Saya baru mengetahui kasus ini, setelah diberi tahu rekan yang dapat berita dari media sosial Facebook. Saya sangat malu karena banyak yang kenal saya. Rumah orangtua yang ditempati bersama kedua saudara terpaksa harus dijual dan meninggalkan Tana Luwu. Itu sesuai permintaan masyarakat jika keluarga kami harus angkat kaki dan itu kami terima sebagai sanksi sosial," ujarnya.

4. Kecurigaan keluarga terhadap perilaku AA dan BI

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved