Berita Jakarta

BEREDAR Kabar! Data Pengguna Disalahgunakan Fintech, Tokopedia Beri Penegasan Terkait Kebocoran Data

terkait kabar bahwa data yang mereka miliki dapat diakses dan digunakan aplikasi teknologi finansial ( fintech) peer to peer lending secara bebas.

BEREDAR Kabar! Data Pengguna Disalahgunakan Fintech, Tokopedia Beri Penegasan Terkait Kebocoran Data
net
Tokopedia 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak selaku manajemen Tokopedia memastikan data pengguna aplikasinya terjaga dan disimpan dengan baik.

Hal itu disampaikan terkait kabar bahwa data yang mereka miliki dapat diakses dan digunakan aplikasi teknologi finansial ( fintech) peer to peer lending secara bebas.

Dia pun membantah data pelanggan Tokopedia bocor ke aplikasi pihak ketiga tersebut.

"Kami ingin menyampaikan bahwa Tokopedia tidak menemukan adanya kebocoran atau pembobolan data oleh pihak ketiga terhadap data rahasia pengguna kami. Data yang dimaksud adalah data pengguna yang memang bersedia memberikan akses untuk mempublikasikan datanya melalui aplikasi peminjaman uang pihak ketiga yang dimaksud," kata Nuraini Razak melalui surel kepada Kompas.com, Senin (29/7/2019).

Menurut dia, data pengguna Tokopedia merupakan prioritas utama dalam bisnis, sehingga data pengguna memang dijamin terjaga baik-baik.

Baca: BREAKING NEWS - Penembakan Brutal Terjadi di Festival Bawang Putih California, 11 Orang Tertembak

Baca: Korban Suami Rey Utami, Pablo Benua Bermunculan, Bukan Hanya Soal Cewek Tapi Juga Ini

Baca: Begini Cara Mudah Melihat Penampakan Pocong di Google Maps, Fotografer Bongkar Teknik Cara Fotonya

"Bisnis Tokopedia adalah bisnis reputasi dan kepercayaan, maka kerahasiaan dan keamanan data pribadi pengguna merupakan salah satu prioritas utama dalam bisnis Tokopedia," ucap Nuraini.

Selain itu, kata Nuraini, Tokopedia juga telah mengambil langkah maupun tindakan yang diperlukan untuk menjaga data penggunanya tetap aman.

"Saat ini, kami telah mengambil tindakan yang diperlukan untuk terus menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna," ujar dia.

Sebelumnya, beredar sebuah postingan di salah satu akun Facebook soal data beberapa platform online salah satunya Tokopedia bisa diakses oleh fintech P2P lending.

Akun Facebook yang bernama Niko Tidar Lantang Perkasa membeberkan data tersebut bisa diakses secara detail lewat sebuah pinjaman online. Riwayat belanja pelanggan di Tokopedia pun bisa terlihat secara rinci mulai dari barang yang dibeli, harga barang, nama pembeli, nomor ponsel, email, dan alamat pengiriman barang.

Berikut isi postingan Niko Tidar Lantang Perkasa dalam akun Facebooknya:

"Hari ini saya iseng untuk mengetest aplikasi pinjaman online yang ada di play store. Hasilnya cukup mengejutkan, dimana database mereka dapat di akses secara public tanpa authentication. Disana saya dapat melihat ribuan data pengguna dari aplikasi tersebut dari mulai nomor handphone, nama lengkap, alamat lengkap, nomor kerabat, nomor kk dan nomor ktp hingga foto ktp dan foto selfienya. Tidak hanya itu, ternyata aplikasi ini juga merecord history perjalanan Grab dan Go-Jek anda, saya dapat melihat dengan detail lokasi penjemputan dan tujuan pergi, nomor handphone customer dan driver, email, balance gopay dan plat nomor si driver. Tidak sampai disini, aplikasi ini juga merecord history pembelian anda di Tokopedia, saya dapat melihat barang apa yang di beli, harga barang, nama pembeli, nomor handphone, email serta alamat dimana barang tersebut di kirimkan. This is insane" ucap Niko.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved