Berita Kalteng

Dua Warga DAS Barito Kalteng Ini Ditangkap Polisi, Ternyata Perdagangkan Sisik Hewan Langka

Jajaran kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Tengah, menangkap dua orang warga dari DAS Barito

Dua Warga DAS Barito Kalteng Ini Ditangkap Polisi, Ternyata Perdagangkan Sisik Hewan Langka
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng saat ekspos kasus perdagangan sisik trenggiling, Senin (29/7/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BUNTOK - Jajaran kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Tengah, menangkap dua orang warga dari DAS Barito yakni Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dan Kabupaten Barito Timur, karena diduga memperdagangkan Sisik Binatang Trenggiling yang dilindungi.

Binatang trenggiling masuk dalam satwa yang dilindungi didalam Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf d UU Nomor 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya yang berbunyi setiap orang dilarang untuk memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau bagian satwa yang dilindungi.

Ancaman pidana bagi pelaku paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100. juta. Ditreskrimsus Polda Kalteng, Senin (29/7/2019) melakukan ekspos kasus tesebut dengan menghadirkan dua tersangka di Mapolda Kalteng, setelah melakukan pemberkasan tindak pidana bidang konservsi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Kepala Sub Direktirat Tindak Pidana Tertentu Reserse Kriminal Khusus (Kasubdit Tipidter Reskrimsus) Polda Kalteng, AKBP Manang Soebeti, Senin (29/7/2019), mengungkapkan, dua orang tersangka yakni, ES dan MR terbukti memperniagakan binatang dilindungi tersebut sehingga akhirnya berurusan dengan polisi.

Baca: Perempuan Kotabaru Ini Diringkus di Rumahnya, Simpan 18 Paket Sabu dan 1 Butir Ineks

Baca: Narapidana di Lapas Meninggal, Begini Penjelasan Lapas Narkotika Karangintan Kabupaten Banjar

Baca: Penemuan Jasad Bayi Diduga Dikubur Orangtua, Polisi Banjarbaru Tunggu Hasil Otopsi RSUD Ulin

Polisi menangkap Tersangka ES di Desa Bantai Bambore RT 09 Kecamatan Dusun Utara, Barito Selatan sedangkan Tersangka MR ditangkap di Komplek Pahlawan Kelurahan Ampah Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur (Bartim).

Diungkapkan, sisik trenggiling yang disita dari kedua orang tersebut yakni, untuk tersangka ES memiliki 0,568 kg atau 568 gram, satu buah ember hitam, sedangkan tersangka MR memiliki sisik trenggiling mencapai 0,934 kg atau 934 gram dan timbangan pegas."Saat ini keduanya diamankan bersama barang bukti," ujarnya.

Diungkapkan, hasil pemeriksaan, sisik trenggiling tersangka ES, didapat dari hasil berburu dan milik tersangka MR , didapat dari masyarakat kampung Kalamus."Bentuk fisik trenggiling telah kering, dan dilepas satu - persatu kulitnya, sedangkan milik ES rencananya akan dijual Rp1.300.000 per kg, milik MR akan dijual Rp1.500.000 perkg," ujarnya.
(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved