Info Haji 2019

Suhu di Makkah Capai 46 Derajat, Ratusan Calon Haji Indonesia Sakit, Diimbau Perbanyak Minum Air

Herlina Pohan pun mengimbau kepada seluruh jemaah haji asal Indonesia perbanyak mengkonsumsi air karena suhu yang cukup panas tersebut.

Suhu di Makkah Capai 46 Derajat, Ratusan Calon Haji Indonesia Sakit, Diimbau Perbanyak Minum Air
Bahauddin/MCH 2019
Suasana di Masjidil Haram Mekkah Arab Saudi, pada hari ke-22 musim haji 2019. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MEKKAH - Sejumlah jemaah haji Indonesia jatuh sakit akibat suhu panas yang melanda Kota Makkah Arab Saudi. Suhu di Kota Makkah kemarin berkisar 45 hingga 46 derajat celsius.

Dokter dari Kementerian Kesehatan yang bertugas di Makkah, Herlina Pohan pun mengimbau kepada seluruh jemaah haji asal Indonesia perbanyak mengkonsumsi air karena suhu yang cukup panas tersebut.

“Bagi jemaah calon haji yang ingin beribadah di Masjidil Haram kami sarankan berangkat lebih awal jam 10.00 sudah berangkat dari pondokan untuk menghindari penutupan oleh Askar dan juga kepadatan di dalam masjid sehingga bisa mendapatkan tempat di dalam masjid.

Kemudian sebelum berangkat minum air karena perjalanan cukup panas kemudian sebelum keluar masjid jangan buru-buru dulu tunggu sekitar 20 menit agar tidak berdesakan di pintu keluar masjid.

Baca: Lima Lansia Calon Haji Asal Tapin Dibantu Salat Arbain di Masjid Raudhah, Hari ini Umrah Perdana

Kemudian sebelum keluar masjid disarankan minum zam-zam yang disediakan mengingat perjalanan ke terminal selain jauh juga sangat terik agar tidak dehidrasi dan kelalahan terutama bagi lansia,” ujar Herlina.

Penyakit yang kerap diderita jemaah haji asal Indonesia kata Herlina selain dehidrasi adalah ISPA, Pneumonia, penyakit paru kronis dan hipertensi. Untuk total jemaah haji yang dirawat kata Herlina sebanyak 496 orang yang dirujuk ke KKHI di Makkah.

“Yang sekarang dirawat tinggal 88 orang jadi sudah ada sekitar 400-an lebih. Alhamdulillah sudah membaik sehingga mereka sudah bisa beraktivitas lagi,” ujar Herlina.

Tim dari Kementerian Kesehatan RI pun menurut Herlina juga terus melakukan edukasi kepada para jemaah haji asal Indonesia. Salah satunya mengenai kondisi kesehatan dan asupan makanan.

“Jadi jemaah haji yang dipulangkan dari KKHI ini kita edukasi mereka agar tetap menjaga kesehatan dengan istirahat yang cukup minum air yang cukup kapanpun makah buah dan sayur juga tidak memaksakan diri untuk melakukan aktivitas yang berat selama mereka berada di Makkah. Kemudian kepada para TKHI kami titipkan pesan agar memantau jemaah yang sudah dipulangkan agar tetap konsumsi obat yang sudah dianjurkan dari dokter,” kata Herlina.

Baca: Kisah Nenek Penjual Kue Keliling Naik Haji, 15 Tahun Sisihkan Hasil Dagangan

Saat ditanyakan berapa ketersediaan ruangan perawatan terutama jumlah tempat tidur pasien khusus jemaah haji, Herlina menjelaskan pihaknya menyediakan sekitar 300 tempat tidur khusus pasien. “Kalau di KKHI kita akan siapkan 200-an bed juga 100 tempat tidur lipat untuk antisipasi lonjakan pasien setelah masa Armuzna. Kita siapkan tambahan 100 bed,” ujarnya.

Adapun berdasarkan data terakhir, sebanyak 156.505 jemaah calon haji telah berada di Arab Saudi. Jemaah tersebut berasal dari 388 kelompok terbang (keloter) dari seluruh embarkasi di Indonesia. 25 jemaah diantaranya telah menghembuskan napas terakhir.

Demikian mengutip data Sistem Informasi dan Komputerisasi Data Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, Sabtu (28/7/2019), pukul 07.09 waktu Arab Saudi (WAS).(tribunnews)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved