Ekonomi dan Bisnis

Bangun Kantor Pusat Kedua di Jakarta, Grab Raih Kucuran Dana Rp 28 Triliun Ekspansi di Indonesia

Decacorn Grab mengumumkan perolehan investasi sebesar 2 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 28 triliun dari SoftBank.

Bangun Kantor Pusat Kedua di Jakarta, Grab Raih Kucuran Dana Rp 28 Triliun Ekspansi di Indonesia
kompas.com
Ribuan driver GrabBike menggelar aksi unjuk rasa, Kamis (5/1/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Decacon Gram resmi ekpansi ke Indonesia dan berencana bangun kantor pusat kedua di Jakarta dan hadir di 224 kota.

Grab mengumumkan raih investasi sebesar 2 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 28 triliun dari SoftBank.Grab bakal menggunakan dana tersebut untuk berekspansi di Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Dalam pernyataan resminya, Senin (29/7/2019), secara spesifik Grab akan menggunakan dana investasi tersebut untuk membantu memodernisasi infrastruktur transportasi di Indonesia, ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Grab juga akan mengembangkan ekosistem mobil listrik, solusi geo-mapping baru, dan membangun kantor pusat kedua di Jakarta.

Kantor pusat tersebut akan mendampingi kantor pusat utama Grab di Singapura. Di kantor itu, Grab akan fokus pada penelitian dan pengembangan (research and development) untuk Indonesia dan kawasan lainnya.

"Dengan kehadiran kami di 224 kota, Indonesia adalah pasar terbesar kami dan kami berkomitmen untuk pengembangan berkelanjutan di negara tersebut," kata CEO Grab Anthony Tan.

Baca: Forum Driver Online Kalsel Tak Puas Jawaban Manajemen Aplikasi Gojek dan Grab Terkait Ini

Baca: Masyarakat Banua Semakin Diberikan Banyak Pilihan, Setelah Gojek dan Grab, Kini Hadir Maxim

Tan mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik investasi dari SoftBank tersebut. Hal ini sejalan dengan keyakinan Grab bahwa dengan berinvestasi di digitalisasi layanan dan infrastruktur, maka pihaknya yakin dapat membantu mempercepat ambisi Indonesia untuk mencari ekonomi digital terbesar di kawasan dan memperbaiki taraf hidup jutaan masyarakat Indoensia.

Investasi ini pun akan menempatkan Grab dalam persaingan yang kian sengit dengan rival terbesarnya di Indonesia, yakni Gojek. Grab menyatakan, investasi ini adalah buah pertemuan antara Presiden Joko Widodo, CEO dan pimpinan SoftBank Group Masayoshi Son, Tan, dan Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata beberapa waktu lalu.

Baca juga: Grab Jajaki Kerja Sama dengan Fintech, Siapa Targetnya?

"Sektor teknologi Indonesia memiliki potensi yang besar. Saya sangat bahagia berinvestasi 2 miliar dollar AS untuk masa depan Indonesia melalui Grab," jelas Son.

Grab sendiri telah menginvestasikan 1 miliar dollar AS di Indonesia. Grab pun menyatakan kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia pada tahun 2018 mencapai 3,5 miliar dollar AS atau Rp 48,9 triliun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Grab Dapat Kucuran Dana Rp 28 Triliun untuk Ekspansi di Indonesia", https://money.kompas.com/read/2019/07/29/162300826/grab-dapat-kucuran-dana-rp-28-triliun-untuk-ekspansi-di-indonesia.

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved