Sungaitiung Kampung Janda

Pendulangan Pumpung Membahayakan, Pemerintah Tawarkan Alih Fungsi Pekerjaan, Begini Sambutan Warga

Meski, warga setempat mengetahui bahaya yang mengancam dan sudah sering ada korban jiwa, aktivitas penambangan terus berjalan

Pendulangan Pumpung Membahayakan, Pemerintah Tawarkan Alih Fungsi Pekerjaan, Begini Sambutan Warga
BPost Cetak
BPost edisi cetak Selasa (30/7/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pendulangan pasir dan intan di Pumpung memang membahayakan bagi penambang.

Kondisi galian tambang cukup tinggi dari dasar sungai sehingga bagian atasnya rawan longsor.

Meski, warga setempat mengetahui bahaya yang mengancam dan sudah sering ada korban jiwa, aktivitas penambangan terus berjalan.

Pascamusibah, beberapa waktu lalu, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani sempat mengatakan akan menutup lokasi.

Baca: Pendulangan Pumpung Makan Korban, Sungaitiung Jadi Kampung Janda, Tiga Hari Menikah Sudah Menjanda

Baca: Sejak Ditinggal Mati Suami akibat Mendulang, Begini Kehidupan Para Janda di Sungaitiung

Baca: 2 Hal dari Roger Danuarta yang Tak Disukai Ayah Cut Meyriska Sebelum Lamaran, Sempat Tak Restui

Baca: Cueknya Reino Barack Saat Dipuji Syahrini Jadi Sorotan, Suami Incess Pilih Ngobrol dengan Sosok Ini

Akan secepatnya dilakukan upaya pengalihprofesian warga ke sektor lainnya yang lebih aman dan tidak berisiko tinggi.

"Lokasi yang digawi sudah sangat rawan karena tanahnya mudah bergerak dan longsor lagi," ujarnya.

Sekda Kota Banjarbaru Said Abdullah mengatakan pemko sebenarnya sudah menawarkan alih fungsi pekerjaan kepada warga.

Namun tawaran tak disambut antusias.

“Masyarakat ingin kaya secara instan," ujarnya ketika dikonfirmasi mengenai kondisi terkini pendulangan intan Pumpung.

Sementara itu Camat Cempaka, Agus Fahluvi, mengatakan pihaknya sudah ada koordinasi dengan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalsel.

"Kami sosialisasi kepada warga, mengimbau akan resiko bahaya mendulang. Imbauan sudah dilakukan," katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved