Berita Kabupaten Banjar

Ratusan Pekerja Bangunan Berkumpul di Terminal Induk Pal 17 Gambut Banjar, Ini yang Mereka Lakukan

Mereka bukan sedang merehab terminal tersebut, tapi mengikuti Uji Kompetensi Tenaga Terampil (Tukang) Konstruksi di Terminal Induk Pal 17.

Ratusan Pekerja Bangunan Berkumpul di Terminal Induk Pal 17 Gambut Banjar, Ini yang Mereka Lakukan
banjarmasin post group/ idda royani
PRAKTIK - Sejumlah tukang menjalani praktik pekerjaan konstruksi di Gambut beberapa hari lalu sebagai syarat mendapatkan lisensi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kalangan pekerja bangunan di Kabupaten Banjar berkumpul di Terminal Gambut Barajat (TGB) atau Terminal Induk Pal 17 di kawasan Jalan A Yani Kilometer 17, Gambut, Kabupaten Banjar, Selasa (30/07/2019).

Mereka bukan sedang merehab terminal tersebut, tapi mengikuti Uji Kompetensi Tenaga Terampil (Tukang) Konstruksi. Kegiatan ini digelar oleh Bidang Jasa Konstruksi (Jaskon), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar.

"Lumayan banyak pesertanya. Yang sudah mendaftar hampir 200 orang yang berasal dari Kecamatan Gambut, Aluhaluh, Tatahmakmur, Beruntungbaru, Kertakhanyar, dan Sungaitabuk," sebut Kabid Jaskon Hasbianor.

Ia menuturkan kegiatan tersebut merupakan percepatan kerjasama dengan Balai 5 Jasa Kontruksi Banjarmasin. "Ini kegiatan kami yang kedua," tandas Hasbianor.

Baca: YTH Bupati Banjar, Tolong Tertibkan Bangunan Liar di Pinggir Jalan A Yani Pal 6- Pal 8 Kertak Hanyar

Baca: Warga Sampit Rasakan Bau Menyengat Asap Kebakaran Lahan, Transportasi Sungai Mentaya Masih Lancar

Baca: Polisi Sita 19,48 Gram Sabu Dalam 67 Potongan Sedotan, Pengedar Narkoba Persilraya Seruyan Ditangkap

Dikatakannya, kegiatan pertama telah dilaksanakan beberapa pekan lalu di Kecamatan Simpangempat. Saat itu berskala besar karena jumlah peserta sebanyak 500 orang.

Pelatihan kali ini juga dilaksanakan selama satu hari. "Asessornya dari LPJK Provinsi Kalsel," beber Hasbianor.

Ia menuturkan para pesrta adalah semua peserta tukang bangunan yg biasa mengerjakan pekerjaan dana desa dan perumahan di wilayah Kabupaten Banjar.

"Sesuai amanat Undang-undang nomor 2 tahun 2017 tiap pekerjaan kontruksi diwajibkan menggunakan tenaga kerja (tukang) yang bersertifikat untuk pekerjaan pemerintah ataupun swasta," sebutnya.

SEMANGAT - Kalangan tukang antusias mengikuti pelatihan konstruksi di Kecamatan Simpangempat, beberapa waktu lalu.
SEMANGAT - Kalangan tukang antusias mengikuti pelatihan konstruksi di Kecamatan Simpangempat, beberapa waktu lalu. (banjarmasinpost.co.id / idda royani)

Sejak tahun 2017 hingga hari ini, lanjut Hasbianor, telah tercatat kurang lebih 1.100 orang tukang yang telah disertifikati. "Yang belum mungkin jumlahnya sekitar 1.000 orang."

Kalangan tukang pun senang mengikuti kegiatan itu. Sementara mereka yang belum berkesempatan ikut, berharap PUPR Banjar bisa segera menggelar kegiatan serupa.

"Kemarin sih memang ada dengar tentang kegiatan pelatihan itu. Tapi, saya pas sibuk ada pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan. Mudahan lekas ada lagi kegiatan seperti itu sehingga saya bisa ikut," ucap Madi, salah seorang tukang di Banjar.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved