Sungaitiung Kampung Janda

Sejak Ditinggal Mati Suami akibat Mendulang, Begini Kehidupan Para Janda di Sungaitiung

Yasier Cubut, warga Sungaitiung, memperkirakan di daerahnya ada 20 perempuan berstatus janda yang ditinggalkan mati suami akibat mendulang.

Sejak Ditinggal Mati Suami akibat Mendulang, Begini Kehidupan Para Janda di Sungaitiung
BPost Cetak
BPost edisi cetak Selasa (30/7/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Yasier Cubut, warga Sungaitiung, memperkirakan di daerahnya ada 20 perempuan berstatus janda yang ditinggalkan mati suami akibat mendulang.

"Mereka kerja jaga warung dan ada yang mengambil upah bekerja di rumah orang. Benar sekali, supaya ini dipikirkan pemerintah," katanya.

Beruntung ada sejumlah pihak yang peduli terhadap para janda di Sungaitiung.

Baca: Pendulangan Pumpung Makan Korban, Sungaitiung Jadi Kampung Janda, Tiga Hari Menikah Sudah Menjanda

Baca: 2 Hal dari Roger Danuarta yang Tak Disukai Ayah Cut Meyriska Sebelum Lamaran, Sempat Tak Restui

Baca: Cueknya Reino Barack Saat Dipuji Syahrini Jadi Sorotan, Suami Incess Pilih Ngobrol dengan Sosok Ini

Polsek Banjarbaru Timur yang dipimpin AKP Debi Triyani Murdiyambroto, beberapa hari lalu, menjenguk Aliyah dan memberikan sembako.

Bhabinkamtibmas Sungaitiung Brigadir Kurnia Rudi juga kerap memberi semangat untuk Aliyah.

"Iya jadinya banyak janda di Sungaitiung akibat pendulangan. Perekonomian mereka juga pas-pasan bahkan ada yang kekurangan. Seperti Aliyah, rumah saja tidak ada toilet, bahkan bangunan sudah rapuh. Dia tak ada bantuan, " kata Kurnia.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved