Breaking News:

Berita Batola

Warga Belawang Batola Nekad Bakar Rumah Sendiri, Bahri Tewas dengan Kondisi Gosong

Sang pemilik rumah Bahri (55) nekad membakar rumahnya sendiri hingga menewaskan dirinya.

Penulis: Edi Nugroho | Editor: Hari Widodo
Dari Rudi Rianto Rapi 03 Batola
Bahri (55) warga Desa Patih Selera RT 01 Kecamatan Belawang, Kabupaten Batola tewas setelah membakar rumahnya sendiri, Selasa (30/7/19) pukul 08:00 Wita. Tampak tengkorak korban diangkat tim evakuasi. Anggota keluarganya lainnya dinyatakan selamat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Warga Desa Patih Selera RT 01 Kecamatan Belawang, Kabupaten Batola geger, Selasa (30/7/19) sekitar pukul 08:00 Wita pagi.

Sang pemilik rumah Bahri (55) nekad membakar rumahnya sendiri hingga menewaskan dirinya. Tubuhnya,  ditemukan hangus diantara puing rumahnya yang habis terbakar.

Informasi yang terhimpun, saat rumah terbakar dengan cepat, Bahri yang pernah memiliki riwat kejiwaan dan terakhir dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ) Sambang Lihum Banjarbaru pada 2017 silam masih berada dalam rumah hingga api membakar seluruh rumah tersebut.

Kontan perbuatan Bahri ini pun membuat warga panik seluruh warga.

Pagi itu, puluhan warga pun berteriak minta tolong sejadinya dan warga sekitar berinsiatif mencari alat seadanya untuk turut memadamkan api.

Baca: Penuh Inovasi, Puskesmas Sungai Malang Wakili HSU untuk Penilaian Kinerja Tingkat Provinsi Kalsel

Baca: Lumat tuan Rumah Persela Lamongan 3-0, Barito Putera U-20 Kokoh di Puncak Klasemen.

Baca: Beli Rumah Gratis Umroh 2 Orang, Kunjungi Pameran Kami di Duta Mall 31 Juli - 4 Agustus 2019

Baca: NEWSVIDEO : Puluhan Tahun Warga Desa Pantaiharapan Terpaksa Membeli Air Bersih Dari Desa Tetangga

Sayangnya, api yang disulut di salah satu sudut rumah oleh Bahri dengan cepat membakar seluruh bagian rumah yang terbuat dari kayu tersebut. Tak setengah jam, api pun melahap seluruh ruman dan isinya.

Sementara istri korban, yakni Yana (50) dan anak korban Rahmat (11) hanya bisa menangis dan sedih medalam melihat apa yang menimpa musibah suaminya yang nekad membakar rumah hingga menewaskan korban.

Para tetangga korban, pihak RT, aparat kepolisian dan TNI pun memberikan bantuan moral akan keluarga korban mengikhaskan atas musibah ini.

Informasi lain menyebutkan, saat kejadian korban kambuh stresnya. Sehari sebelumnya almarhum Bahri sempat membawa sajam berupa parang dan tombak di kawasan Desa Patih Selera RT 01 Kecamatan Belawang.

Perbuatan membahayakan oleh Bahri ini membuat warga panik dan ketakutan. Kabel listrik di depan rumah sendiri juga ditebas Bahri dengan parang.

Tubuh Bahri ditemukan hangus diantara puing rumahnya yang ludes terbakar
Tubuh Bahri ditemukan hangus diantara puing rumahnya yang ludes terbakar (Dari Rudi Rianto Rapi 03 Batola untuk BPost)

Bahkan, beberapa warga yang lewat depan rumah almarhum juga takut karena mau dihajar oleh Bahri. Saat kebakaran terjadi, warga tak ada yang memberi pertolongan kepada korban karena takut dihajar Bahri.

Warga dan aparat sempat sulit mengevakuasi korban karena kondisinya mengenaskan yakni tinggal batok kepalanya saja. Korban rencanannya dimakamkan tempat keluarganya di
di Desa Samuda Kecamatan Belawang, Kabupaten Batola.

Baca: Dermawan Effect, ACT dan Abu Nawas Bagikan Ribuan Paket Nasi Gratis

Baca: Angkut Bensin dan Pertamax, Pelangsir Ini Diamankan Petugas Polsek Amuntai Utara

Baca: Wajah Tegang Roger Danuarta Lihat Ayah Cut Meyriska, Suryadi AK Buka Kado Ulang Tahun

Camat Belawang Rusdi, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian warganya atas nama Bahri di Desa Patih Selera RT 01 Kecamatan Belawang, Kabupaten Batola yang tewas setelah membakar rumahnya sendiri, Selasa (30/7/19) pukul 08:00 Wita.

“Iya benar sekali kejadian tersebut. Kejadiannya begitu cepat. Bahri memang pernah memiliki riwat kejiwaan dan terakhir dirawat di RSJ Sambang Lihum Banjarbaru pada 2017 silam,” katanya. (Banjarmasinpost.co,id/edi nugroho).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved