Berita Banjarbaru

Ada Ungkap Rahasia Telur Asin Asap Bikin Awet Muda, Ternyata Tim Uniska Malah Bikin Lebih Canggih

Telur asin asap adalah varian telur asin yang mengalami proses pengasapan. Satu-satunya produsen telur asin asap di Kota Banjarbaru adalah telur asin

Ada Ungkap Rahasia Telur Asin Asap Bikin Awet Muda, Ternyata Tim Uniska Malah Bikin Lebih Canggih
Banjarmasinpost.co.id/Nia kurniawan
Tim lembaga penelitian dan pengabdian Universitas Islam Kalimantan (Uniska). 

Sejak akhir tahun 2016 industri rumah tangga ini mencoba variasi telur asin yaitu telur asin asap sebagai hasil produksinya yang merupakan telur asin biasa yang dilanjutkan dengan proses pengasapan

Solusi yang ditawarkan Tim PKM Uniska kepada mitra Eldona Telur Asin adalah dengan desain ulang lemari asap yang dilengkapi dengan ruang bakar yang menerapkan sistem pirolisis. Tutup ruang bakar dilengkapi dengan material peredam panas.

Sistem pembakaran dihubungkan dengan mikrokontroller yang akan menjaga kestabilan suhu pengasapan, sehingga sistem mati-nyala kompor dikendalikan oleh mikrokontroler sesuai suhu yang telah ditetapkan.

Selain itu untuk mempermudah proses pembalikan posisi telur, rak telur yang semula permanen didesain menjadi lebih dinamis. Irfan ST., MT menyampaikan materi tentang mekanisme kerja dan ide perancangan lemari pengasapan otomatis.

Penyelesaian permasalahan mitra dapat dilakukan atas dukungan pemerintah melalui Program Hibah DRPM KEMENRISTEKDIKTI kepada tim PKM Uniska melalui skema Program Kemitraan Masyarakat dengan nomor kontrak 105/UNISKA-LP2M/IV/2019.

Melalui program ini seluruh rancangan desain lemari asap telur asin dengan bahan lemari 100 persen menggunakan stainless stell. Uji coba kehandalan alat disetting dengan suhu operasi maksimum 60 derajat Celsius, dengan biomassa sabut. Semula ditargetkan jumlah telur retak menurun dari 20 persen menjadi 4 persen, serta waktu pengasapan yang semula 3 hari menjadi 8 jam.

Muhammad Saukani, S.Si., M.Si, menjelaskan bagaimana prosedur penggunaan, bagaimana keadaan lemari asap otomatis dibandingkan dengab sebelumnya. Ahli bidang fisika material ini mengatakan hasil pengujian perdana di mitra sangat hanya 1,3 persen telur asap yang retak dalam sekali produksi. Waktu pengasapan yang ditargertkan 8 jam, dalam pengujian perdana hanya diperlukan waktu 6 jam saja.

Dia mengatakan selain kecepatan produksi dan menurun drastisnya produk gagal dalam sekali produksi, kemudahan yang dirasakan oleh mitra adalah rak telur yang dibuat dinamis mempermudah untuk memindah posisi telur dan dengan suhu operasi yang rendah proses membalik telur menjadi mudah tanpa harus mendinginkannya terlebih dahulu.

"Umur simpan bisa bertahan lebih lama karena asap cair yang menempel pada telur mengandung 400 lebih senyawa yang berfungsi penghambat perkembangan bakteri penyebab kebusukan," kata dia.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved