Berita Kalteng

Sekda Kalteng Sebut Isu Pemindahan Ibu Kota RI Ternyata Picu Pembakaran Lahan

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri menduga kebakaran lahan di sejumlah titik di Kalteng, dipicu isu

Sekda Kalteng Sebut Isu Pemindahan Ibu Kota RI Ternyata Picu Pembakaran Lahan
Kompas.com/ANTARA/Adi Wibowo
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri menduga kebakaran lahan di sejumlah titik di Kalteng, dipicu isu pemindahan Ibu kota Negara ke Pulau Kalimantan.

Salah satu kandidat Ibu Kota baru adalah Kalimantan Tengah.

Fahrizal menduga, sejumlah masyarakat yang memiliki lahan di provinsi ini sengaja membersihkan lahannya dengan cara dibakar.

"Sejak adanya wacana pemindahan Ibu Kota RI itu, masalah penguasaan tanah di Kalteng sekarang ini sangat luar biasa. Jadi, kebakaran di sejumlah lahan di Kalteng itu ada unsur kesengajaan," kata Fahrizal saat menghadiri rapat koordinasi Restorasi Gambut Provinsi Kalteng 2019 di Palangka Raya, Selasa (31/7/2019).

Baca: Hari Ini Syahrini Ulang Tahun ke-37, Tahun Lalu Ada Luna Maya di Ulang Tahun Istri Reino Barack

Baca: Gangguan Kejiwaan Pablo Benua Suami Rey Utami yang Suka Belagak Tajir Kini Jadi Tersangka

 

Dia memperkirakan, setelah lahan dibakar, kemudian akan ditanami. Langkah itu untuk membuktikan ada tanamana yang tumbuh, sehingga secara tidak langsung warga bisa mengakui bahwa lahan tersebut milik mereka.

Fahrizal berharap warga yang sengaja membakar lahan ditindak tegas. Dengan begitu, masyarakat lain yang punya rencana untuk membersihkan lahan dengan cara dibakar, membatalkan niatnya.

"Sudahlah, masalah kabut asap akibat dari kebakaran lahan ini murni kesalahan manusia, saya tidak yakin karena alam. Jadi, perlu ada tindakan tegas agar ada efek jera," ujarnya.

 

Sejumlah Tokoh Dayak Pulau Borneo membacakan ikrar dukungan pemindahan Ibu Kota RI ke Pulau Borneo di Tugu Soekarno Palangkaraya, Kalteng, Kamis (25/7/2019).
Sejumlah Tokoh Dayak Pulau Borneo membacakan ikrar dukungan pemindahan Ibu Kota RI ke Pulau Borneo di Tugu Soekarno Palangkaraya, Kalteng, Kamis (25/7/2019). (tribunkalteng.com/faturahman)

Baca: Sempat Luapkan Amarah Ditanya Malam Pertama, Krisjiana Suami Siti Badriah Malah Pertontonkan ini

Diumumkan Agustus 2019

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan lokasi ibu kota negara yang baru ada di Kalimtantan. Saat hari kedua kunjungan kerjanya di Sumatera Utara, tepatnya di The Kaldera Nomadic Escape, Selasa (30/7), Jokowi pun menyatakan lokasi tepatnya akan diumumkan pada Agustus 2019.

“Ya kan memang dari dulu saya sampaikan, pindah ke kalimantan. Kalimantannya mana nanti kita sampaikan Agustus lah,” kata Jokowi.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved