Haji 2019

Inilah Ketentuan Ibadah Kurban dan Tata Cara Pemotongan Hewan yang Benar Menurut MUI HSS

Menjelang Idul Adha yang juga ditandai dengan penyembelian hewan kurban, MUI HSS membuatreferensi terkait berbagai hal pelaksanaan qurban.

Inilah Ketentuan Ibadah Kurban dan Tata Cara Pemotongan Hewan yang Benar Menurut MUI HSS
Dari Protokol dan Kehumasan Pemkab HSS untuk BPost
Ketua MUI HSS, KH Muhammad Ridwan Baseri 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI)  Hulu Sungai Selatan HSS membuat edaran berupa tausiah tentang Ketentuan Ibadah Kurban dimana pada idul adha 10 Dzulhijah 1440 Hijriah  mendatang umat Islam merayakan hari raya qurban.

Taushiah tersebut  sebagai acuan bagi masyarakat muslim di HSS.

Dalam surat taushiah dibuat Ketua Bidang Fatwa HM Zaki Mubarak Lc dan Ketua Komisi Fatwa  H Abdul Wahid, dan diketahui Ketua MUI HSS KH M Ridwan Baseri  tertangga 29 Juli 2019, MUI memberikan referensi terkait  berbagai hal  pelaksanaan qurban.

 Panduan tersebut, berisi penjelasan kriteria hewan kurban, kondisi hewan yang tidak sah dijadikan kurban. 

Baca: Gaji Sopir Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Setara Manajer Perusahaan

Baca: Tergoda Bujuk Rayu Dukun Pengganda Uang, Korban Dikibuli Tersangka Hingga Rp158 Juta

Baca: Sejak Kecil Rajin Berlatih, Dara Cantik Berhijab Kini Menjadi Pedangdut dari Panggung Ke Panggung

Baca: Ditarget Desember Selesai, Normalisasi dan Siring Sungai Rimba Diharapkan Atasi Banjir

Selanjutnya, ketentuan jumlah orang yang berkurban, waktu berkurban, porsi pembagian daging kurban hingga syarat pemotongan hewan kurbannya.

Adapun kriteria hewan kurban, jika domba usianya harus mencapai minimal satu tahun lebihatau sudah berganti giginya (al-jadza).

 Sedangkan kambing kacang (maa’z) harus mencapai usia minimal dua tahun lebih. Untuk kerbau dan sapi mencapai usia minimal dua tahun lebih.

“Hewan-hewan tersebut harus dalam kondisi sehat,”kata H Zaki Mubarak.

Mengenai kondisi hewan kurban yang tidak sah dijadikan kurban, disebutkan, dari ciri fisik jelas dalam kondisi sakit, matanya jelas buta, kaki pincang serta badannya kurus tak berlemak.

Sedangkan ketentuan jumlah orang yang berkurban, seekor kambing atau domba untuk satu orang, dan satu ekor sapi atau kerbau bisa untuk tujuh orang.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved