Otomotif

Lebih Hemat dari BeAT dan Scoopy, Ternyata Kapasitas Oli Mesin Honda Genio cuma 0,65 Liter

Skutik baru Honda Genio mengusung mesin eSP 110 cc generasi baru yang berbeda dari milik BeAT dan Scoopy. Salah satu yang paling terciri

Lebih Hemat dari BeAT dan Scoopy, Ternyata Kapasitas Oli Mesin Honda Genio cuma 0,65 Liter
Bayu Nurpatria
Honda Genio 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Skutik baru Honda Genio mengusung mesin eSP 110 cc generasi baru yang berbeda dari milik BeAT dan Scoopy. Salah satu yang paling terciri yaitu kapasitas oli Genio yang hanya 650 ml.

Kapasitas oli Genio hanya 0,65 liter, lebih sedikit dari milik Honda BeAT dan Scoopy yang berjumlah 800 ml atau 0,8 liter. Hal ini bisa terjadi lantaran Honda mengubah desain dalaman mesin sehingga lebih ringkas.

"Karena pertama desain mesin lebih kompak yang membuat ruang mesin lebih kecil, karena itu tak perlu oli yang besar. Selain itu sirkulasi olinya dibuat sedemikian rupa sehingga bisa tersalurkan dan melumasi dengan baik," kata Endro Sutarno, Technical Service Divison PT Astra Honda Motor (AHM), di GIIAS 2019, belum lama ini.

Baca: Hati-hati! Sekarang Ada Penipuan Berkedok Internet Gratis 1.000 GB di WhatsApp

Baca: Mobil Sport Legendaris Toyota Supra Ternyata Bisa Dikredit, Harga Rp 2 Miliar dan Tenor 1 Tahun

Baca: Pengumuman PKN STAN 2019, Mau Lihat Daftar Nama Lulus Seleksi? KLIK LINK di Sini

Honda Genio mengusung mesin eSP generasi baru berkubikasi 109,5 cc SOHC dengan bore x stroke 47 mm x 63,1 mm. Beda dengan BeAT yang memakai kombinasi 50 x 55 mm dan kapasitas 108,2 cc.


Honda Genio(Foto: Bayu Nurpatria)

Di atas kertas karakter Genio ialah overstroke. Jantungnya juga memiliki kompresi cukup tinggi yaitu 10:1 sedangkan BeAT hanya 9,5:1. Tenaga Genio juga lebih besar memproduksi 8,8 tk pada 7.500 rpm, dan torsi 9,3 Nm pada 5.500 rpm.

Makoto Dohi, Asistant Chief Engineer Department 2, Product Development Division #1 Honda R&D Co Ltd, mengatakan, meski memiliki stroke yang lebih panjang namun konsumen tak perlu khawatir mesin bakal bergetar.

" Mesin yang kami pakai saat ini memang benar-benar baru dan dibuat jauh lebih ringan. Sehingga kekhawatiran untuk masalah getaran atau vibrasi tidak akan terjadi," kata Makoto, saat peluncuran Genio di Jakarta, (21/6/2019).

Sedangkan terkait kompresi mesin yang cukup tinggi di kelasnya mencapai 10:1, Makoto mengatakan, sengaja dibuat seperti itu untuk meningkatkan konsumsi bahan bakar serta meningkatkan performa.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved